Breaking News:

CPNS 2019

Pemohon SKCK di Polrestabes Makassar Membludak, Ini Pemicunya

Puluhan hingga seratusan pemohon tampak antre ruang Pelayanan SKCK dan Prizinan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Antrean pemohon SKCK yang dipadati pengurus kelengkapan berkas CPNS di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (3112020) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puluhan hingga seratusan pemohon tampak antre ruang Pelayanan SKCK dan Prizinan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (3/11/2020) siang.

Antrean itu bahkan meluber hingga ke halaman parkir Mapolrestabes Makassar.

Membludaknya pemohon SKCK tersebut didominasi pendaftar CPNS 2019 yang baru dinyatakan lulus 2020 ini.

"Jadi kita hadir di sini dalam rangka mengurus SKCK untuk pemberkasan CPNS," kata seorang pemohon yang dihampiri di depan pintu masuk, Indah.

Banyaknya pemohon membuat Indah harus antre berjam-jam agar dapat terlayani.

"Sudah satu jam di sini. Biasanya cepat pelayanannya karena kan saya sudah pernah urus sebelumnya, cuman karena ini urus SKCK CPNS jadi banyak orang yang datang," ujarnya.

Senada yang diungkapkan Indah, Kepala Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Kaur Mintu) Sat Intelkam Polrestabes Makassar Ipda Hasan Loan.

Menurut Hasan sapaan Hasan Loan, membludaknya pemohon SKCK di Polrestabes Makassar sudah berlangsung dua hari terakhir.

"Jadi pengurusan SKCK sehingga terjadi adanya lonjakan itu karena adanya penglulusan CPNS yang Tahun 2019 dinyatakan lulus Tahun 2020. Awalnya itu sejak kemarin, setelah libur panjang para pemohon mulai berdatangan sejak Senin," kata Ipda Hasan Loan.

Pihaknya pun mengaku telah menerbitkan sedikitnya 350 lebih SKCK khusus bagi para pemohon kelengkapan berkas CPNS itu.

"Sejauh ini kita sudah terbitkan 350 lebih untuk kelengkapan berkas CPNS," ujar Hasan Loan.

Jika dibandingkan dengan hari biasanya, lanjut Hasan Loan, lonjakan terjadi sekitar tiga kali lipat.

"Kalau hari biasa itu kita layani sampai 100an, ini beberapa hari terkahir karena kelengkapan berkas CPNS, ada sampai 300an per hari," ungkapnya.

Pihaknya pun mengaku, harus membangun tenda sementara di halaman parkir agar pemohon dapat tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan jaga jarak, cuci tangan dan memakai masker.

Begitu pun, dengan waktu kerja. Jika biasaya pelayanan hanya sampai pada pukul 15.00 Wita, pihaknya mengaku harus lembur hingga pukul 17.00 Wita.(Tribun-Timur/Muslimin Emba)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved