Geger Satu Negara India, Uang Kertas Arab Saudi yang Baru Diprotes, Minta Segera Dikoreksi
Peta global yang dicetak pada uang kertas 20 Riyal baru, yang dirilis untuk menandai kepresidenan Arab Saudi dari kelompok G20.
"Upaya kami ialah, bagaimana mengedukasi mereka situasi umrah zaman now," imbuhnya.
Sementara itu, Sekertaris Amphuri DPD Sulampua, Andi Candrawali menyampaikan, pihaknya banyak menerima pertanyaan dari jamaah yang cukup intens mencari tahu penjelasan pembukaan umrah per 1 November 2020 ini.
"Kami mulai diserbu pertanyaan jamaah. Maka dari itu, kami imbau para travel di bawah naungan DPD Amphuri dapat menjelaskan secara jelas dan detail terkait regulasi tersebut," katanya.
"Padahal, imbasnya ialah mau tidak mau harga umrah jadi tinggi. Kami perkirakan untuk jamaah Makassar biaya bisa mencapai angka Rp 38 juta," lanjutnya.
Selain itu, umrah di new normal sangat berbeda.Jamaah harus menghadapi Konsekuensi pembatasan Kuota, resiko potensi terpapar dan biaya karantina.
"Yang perlu digaris bawahi di sini adalah konsekuensi kenaikan harga umrah ini sudah pasti dan valid 100 persen
karena banyaknya pembatasan dan aturan yang harus disesuaikan oleh pemerintah Saudi," bebernya.
Ia berharap, regulasi ini tidak berlangsung lama, paling tidak Januari 2021 kita sudah dapat melakukan ibadah umrah secara normal.
Kabid Humas & Kreatif Mawardha DJ menambahkan, saat ini tentu menjadi pilihan Jamaah berumrah saat ini dengan segala konsekuensinya atau mau bersabar menanti perubahan regulasi.
"Kita semua sudah rindu Baitullah, namun kita berharap informasi ini betul-betul dapat dipahami oleh caon jamaah terutama calon jamaah yang tertunda keberangkatannya," tutupnya. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Arab Saudi Rilis Uang Kertas Baru, Langsung Bikin Geger Seantero India
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/arab-saudi-telah-mengeluarkan-uang-kertas-baru-2.jpg)