Presiden Perancis Panen Kecaman
Apa Kata Mahfud MD Komentari Soal Presiden Perancis Bikin Murka Dunia? Macron dalam Masalah Besar
Nama Presiden Prancis Emmanuel Macron jadi perhatian beberapa waktu terakhir. Terbaru, Menko Polhukam Mahfud MD ikut komentari Presiden Perancis yang
TRIBUN-TIMUR.COM - Nama Presiden Prancis Emmanuel Macron jadi perhatian beberapa waktu terakhir.
Terbaru, Menko Polhukam Mahfud MD ikut komentari Presiden Perancis yang kini panen Kecaman?
Benarkah orang 01 Prancis Macron dalam masalah besar?
Yap, geombang protes besar-besaran umat Muslim dunia tertuju ke Macron di dunia setelah dinilah seakan membiarkan sejumlah oknum menggambarkan Nabi Muhammad dalam bentuk kartun. Padahal tak ada yang bisa menggambarkan Rasul.
Alhasil aksi Perancis ini mendapat kecaman dari Arab Saudi.
Melansir Intisari dari Channel News Asia, seorang guru Perancis baru-baru ini tunjukkan kepada muridnya karikatur Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Selamat! Link Pengumuman Kelulusan CPNS 2019 Kementerian PUPR di Sini, Pemberkasan di sscn.bkn.go.id
Baca juga: Cek Rekening Pekan Depan, Periksa Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 600 Ribu, Masuk SSO atau WA
Baca juga: Pakai Pisau Seorang Pria Serang Gereja Notre Dame Nice Prancis, Tiga Orang Tewas, Kronologi
Dengan segera, ia alami hukuman berupa dipenggal kepalanya di luar sekolahnya pada Jumat 16 Oktober kemarin.
Hal itu memicu reaksi luar biasa dari Presiden Perancis, Emmanuel Macron.
Ia menyebut hal itu sebagai "serangan teroris Islam".
Macron saat itu kunjungi sekolah tempat guru tersebut mengajar yakni kota Conflans-Saint-Honorine dan bertemu para staf setelah pembantaian tersebut.
Presiden ungkapkan jika "seluruh negara" siap membela para guru dan tindakan ekstrimis tidak akan menang.
"Salah satu guru kami dibunuh hari ini karena dia mengajarkan…kebebasan untuk percaya ataupun tidak percaya," ujar Macron.
Baca juga: LOGIN sscn bkn go id Hasil CPNS 2019, Ini Langkah/ Cara Pemberkasan CPNS,Ingat 2 Kali Klik Cetak DRH
Ia juga sebutkan serangan itu seharusnya tidak membagi Perancis, karena itu yang diinginkan oleh ekstrimis.
"Kita harus berdiri bersama sebagai rakyat Perancis," ujarnya.
Dilansir dari Kompas.com, Arab Saudi mengecam keras kartun Nabi Muhammad, penerbitan yang dibela oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron, menyusul pemenggalan seorang guru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kolase-foto-mahfud-md-dan-presiden-prancis.jpg)