Pertama Kali Terjadi, Ilmuan Temukan Air di Bulan, Tanda Kehidupan?
Untuk pertama kalinya, ilmuan ungkap penemuan air di bulan, benarkah ada tanda kehidupan?
TRIBUN-TIMUR.COM - Untuk pertama kalinya, ilmuwan ungkap penemuan air di Bulan, benarkah ada tanda kehidupan?
Kabar terbaru dari dunia astronomi. Ada 2 studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy pada Senin (26/10).
Studi itu menunjukkan kemungkinan ada lebih banyak air daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Itu termasuk es yang tersimpan dalam bayangan "perangkap dingin" permanen di daerah kutub bulan.
"Kami mengumumkan bahwa, untuk pertama kalinya, kami telah mengonfirmasi H2O di daerah yang diterangi matahari di bulan."
"Ini menunjukkan bahwa air mungkin didistribusikan ke seluruh permukaan bulan," cuit NASA pada hari Senin (26/10) dari akun NASA Moon.
Baca juga: Refly Harun Komentari Kepulangan Habib Rizieq Shihab, Hubungkan dengan Pilpres 2024
Baca juga: Hadap-hadapan Aiptu Robin vs Eks Anggota Brimob, Pistol Revolver Lawan Double Stick, Polisi Jatuh
Selama beberapa dekade, bulan dianggap kering kerontang.
Tetapi 11 tahun yang lalu, penelitian menemukan bahwa air relatif tersebar luas dalam jumlah kecil di sisi gelap bulan.
Sebuah tim peneliti sekarang melaporkan deteksi jelas pertama dari molekul air di area yang diterangi matahari.
Air minum, bahan bakar roket
Lebih dari 15.400 mil persegi (40.000 kilometer persegi) medan bulan memiliki kemampuan untuk memerangkap air dalam bentuk es, menurut kepala tim penelitian Paul Hayne dari University of Colorado.
Hayne menjelaskan daerah itu kira-kira 20% lebih besar dari perkiraan sebelumnya.
Ia menambahkan bahwa suhu di ''perangkap dingin'' ini sangat rendah yakni minus 261 derajat Fahrenheit (minus 163 derajat Celcius).
Yang berarti bisa menyimpan es selama jutaan atau bahkan miliaran tahun.
Baca juga: SIAPA Wanita yang Bawa Bensin Dalam Tas Hendak Bakar Kantor Anies Baswedan? Bawa Surat & Minta Uang
Baca juga: BREAKING NEWS: Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Pengendara Motor Konvoi di Makassar
Baca juga: Warga Lae-Lae: Selama Bukan Pak Danny Jabat Wali Kota, Banyak Kemunduran di Makassar
Dengan menggunakan data dari Lunar Reconnaissance Orbiter NASA, para ilmuwan menemukan perangkap dingin dari yang berukuran kecil beberapa meter, lebar 18 mil (30 kilometer), dan masih banyak lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bulan-28102020.jpg)