Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Seminar Kewirausahaan

Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan, Prof Husain Bertekad Ciptakan Pemuda Entrepreneur

Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menggelar Seminar Nasional Kewirausahaan Pemuda.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAHRIZAL
Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menggelar Seminar Nasional Kewirausahaan Pemuda, di Menara Pinisi Kampus UNM, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (27/10/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menggelar Seminar Nasional Kewirausahaan Pemuda.

Kegiatan tersebut digelar secara daring dan luring di Menara Pinisi Kampus UNM, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (27/10/2020).

Seminar bertemakan “Penguatan Kompetensi Entrepreurship, yang Adaptif Terhadap Perubahan Menuju Indonesia Maju".

Rektor UNM Prof Husain Syam dalam sambutannya mengatakan, ini adalah tema penting bagaimana menyiapkan generasi muda untuk menghadapi setiap kondisi yang ada.

"Seminar ini kita ingin mengambil bagian dalam proses perjalanan bangsa. Perguruan tinggi harus hadir dalam bagian menentukan perjalanan bangsa," katanya.

Menurutnya, UNM mengusung vis sebagai perguruan tinggi enterpreneur, dalam arti seluruh mahasiswa UNM di semua strata, wajib mempelajari kewirausahaan.

"Kami sejak 2015 sudah ada inkubator wirausaha, lalu lahir UPT Kewirausahaan, kita juga sudah hadirkan Prodi Kewirausahaan. Ini langkah menjadikan UNM sebagai kampus enterpreneur, sebagai kontribusi untuk pembabgunan negeri seperti program pemerintah," tuturnya.

Guru Besar Teknologi Pertanian ini menerangkan, syarat menjadi negara maju, minimal 4 persen populasi penduduknya harus jadi enterpreneur. 

Saat ini kata Husain, Indonesia baru 3,5 persen, tertinggal jika dibandingkan Malaysia sudah 5 persen, Singapura 7 persen, Tiongkol 10 persen, dan Jepang 12 persen.

"Artinya kita membutuhkan anak muda kita agar menjadi enterpreneur dan pengusaha andal. Itu yang kita harapkan dari seminar ini," imbuhnya.

Lanjut Husain, populasi penduduk Indonesia berdasarkan sensus Juni 2020 sekitar 268 juta jiwa.

Jika empat persen harus wirausaha, artinya minimal sekitar 10 juta adalah seorang wirausaha. 

"Jumlah mahasiswa di Indonesia ada 8,3 jutaan, jika saja semuanya bisa kita arahkan jadi pengusaha, atau minimal 10 persen. Kita akan sumbang 830 ribuan wirausaha. Ini menyumvang persentase penduduk Indonesia sekitar 0,77 persen," terangnya.

"Itu sebabnya UNM berkomitmen meningkatkan rasio enterprenur di Indonesia," sambung mantan dekan Fakultas Teknik UNM ini.

Ia berharap alumni UNM, apapun profesinya, bisa menunjukkan ciri sebagai seorang berjiwa enterpreneur. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved