Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

27 Oktober Jadi Hari Listrik Nasional, Simak 10 Ucapan Bisa Dijadikan Status Medsos

PT PLN (Persero) menggelar serangkaian kegiatan di seluruh Indonesia dalam momen peringatan Hari Listrik Nasional ke-75.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Dok. Tribun
27 Oktober Jadi Hari Listrik Nasional, Simak 10 Ucapan Bisa Dijadikan Status Medsos 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Dalam sejarah Indonesia, listrik pun diperingati sebagai momen nasional.

Tepat pada hari ini, Selasa (27/10/2020) menjadi Hari Listrik Nasional.

Pada tahun 2020 ini, menjadi peringatan ke 75 untuk HLN.

Hari Listrik Nasional juga merupakan hari didirikannya Perusahaan Listrik Negara atau PLN.

Dilansir dari Tribunnews.com, PT PLN (Persero) menggelar serangkaian kegiatan di seluruh Indonesia dalam momen peringatan Hari Listrik Nasional ke-75.

Satu di antara kegiatannya, PLN melalui program PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) menggelar doa bersama sekaligus menyerahkan santunan kepada 75 ribu anak yatim dan dhuafa dari 623 yayasan tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Rangkaian kegiatan penyerahan secara simbolis dilakukan secara daring oleh Direksi dan Komisaris PLN kepada perwakilan beberapa yayasan anak yatim dan dhuafa, Senin (26/10/2020).

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk rasa syukur PLN atas dukungan masyarakat dan bentuk kehadiran PLN untuk masyarakat Indonesia.

“Hari Listrik Nasional ini menjadi momen yang sangat baik untuk PLN berdoa dan berbagi dengan sesama. Saya harap adik-adik yatim dan dhuafa dapat memberikan doa bagi PLN, agar PLN semakin kuat dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat Indonesia,” ucap Zulkifli.

Adapun total bantuan yang diberikan yaitu sebesar Rp 15 miliar.

Dilansir dari Tribun Kaltim, sejarah peringatan Hari Listrik Nasional mengambil momentum nasionalisasi perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang semula dikuasai penjajah Jepang.

Setelah direbut oleh para pemuda dan buruh listrik, perusahaan-perusahaan tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Selanjutnya melalui Penetapan Pemerintah Nomor 1 tanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Jawatan Listrik dan Gas.

Dilansir laman resmi Kementerian ESDM, tanggal 27 Oktober kemudian diperingati sebagai Hari Listrik Nasional yang tidak hanya milik PLN, namun milik seluruh pemangku kelistrikan dan seluruh masyarakat Indonesia.

Sejarah kelistrikan Indonesia sebenarnya telah dimulai pada akhir abad ke 19, pada saat beberapa perusahaan Belanda, antara lain pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk keperluan sendiri.

Kelistrikan untuk umum mulai ada pada saat perusahaan swasta Belanda yaitu N V. Nign, yang semula bergerak di bidang gas memperluas usahanya di bidang penyediaan listrik untuk umum.

Pada tahun 1927 pemerintah Belanda membentuk s'Lands Waterkracht Bedriven (LWB), yaitu Perusahaan Listrik Negara yang mengelola PLTA Plengan, PLTA Lamajan, PLTA Bengkok Dago, PLTA Ubrug dan Kracak di Jawa Barat, PLTA Giringan di Madiun, PLTA Tes di Bengkulu, PLTA Tonsea lama di Sulawesi Utara dan PLTU di Jakarta.

Selain itu di beberapa Kotapraja dibentuk perusahaan-perusahaan listrik Kotapraja.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved