Tribun Makassar
Kronologi Penyerangan Kampus Unismuh Makassar Hingga Saling Busur di Jl Sultan Alauddin
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul membenarkan adanya peristiwa itu.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tawuran atau bentrok melibatkan dua kelompok mahasiswa di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Jl Sultan Alauddin, Makassar, Senin (26/10/2020) malam.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul membenarkan adanya peristiwa itu.
Menurut Kompol Agus Khaerul, tawuran itu melibatkan kelompok mahasiswa dari salah satu organisasi daerah (Organda) dan kelompok dari salah satu fakultas di dalam Kampus Unismuh.
Kejadianya bermula saat kelompok mahasiswa organda yang diperkirakan berjumlah 10 orang masuk ke dalam kampus Unismuh melalui gerbang keluar pada pukul 19.00 Wita.
Mereka masuk sambil membawa parang dan anak panah busur.
Tiba di dalam kampus, mereka pun menyerang kelompok mahasiswa dari salah satu fakultas.
"Sehingga terjadi bentrokan saling lempar batu dan busur dan berlanjut hingga di depan kampus Unismuh tepatnya di tengah badan Jl Sultan Alauddin hingga ke depan salah satu showroom," kata Kompol Agus.
15 menit kemudian tepatnya pukul 19.15 Wita, personil Polsek Rappocini dipimpin Panit Resmob Ipda Nurman tiba di lokasi kejadian.
"Para pelaku penyerangan melarikan diri dan berhasil diamankan tiga buah anak panah (busur) yang didapat di Jl Sultan Alauddin," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kondisi kampus Unismuh saat ini sudah mulai kondusif.(Tribun-Timur/Muslimin Emba).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sekelompok-pria-menyerang-masuk-ke-dalam-kampus-universitas-muhammadiyah-unismuh.jpg)