PSM
Stadion Mattoanging Dibongkar, PSM Tak Ingin Jadi Tim Musafir di Liga 1, Ini Calon Kandang Baru?
Meski tak bisa menggunakan Stadion Mattoanging, Manajemen PSM enggan membuat skuat Laskar Pinisi kembali jadi tim “musafir”. Ini yang dilakukan
Penulis: Alfian | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Stadion Mattoanging Andi Mattalatta di Makassar, tak akan bisa digunakan untuk sementara waktu.
Hal tersebut, mengingat stadion bersejarah itu sedang dibongkar, kemudian dibangun gedung stadion baru dengan prakiraan pembangunan selama 18 bulan.
Baca juga: Oktober 2020 Mau Habis PT LIB Belum Rilis Jadwal, Latihan PSM Ditunda, Apa Dilakukan Wiljan Pluim cs
Baca juga: Rekam Jejak dan Fakta Irene Red Velvet Disebut Bersikap Kasar, Pembawa Acara hingga Artis Peran
Meski tak bisa menggunakan Stadion Mattoanging, Manajemen PSM enggan membuat skuat Laskar Pinisi kembali jadi tim “musafir”.
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, menerangkan bahwa manajemen tim sedang berupaya mencari markas baru.
Salah satu opsi yang menguat yakni penggunaan Stadion Gelora Mandiri di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

"Seperti yang sebelumnya diinformasikan Pak Appi selaku CEO bahwa stadion Gelora Mandiri Parepare bisa jadi opsi apalagi dapat sambutan baik dari Wali kota Parepare," terangnya.
Lebih lanjut Sule sapaannya menjelaskan bahwa belum ada opsi jika PSM harus berhomebase di luar Sulsel.
Termasuk jika nanti pada musim berikutnya Liga 1 2021 di pulau Jawa. Menurutnya PSM akan tetap diusahakan bermain di Sulsel.
Baca juga: Jadwal Liga 1 Belum Jelas, Pemain Persebaya Pulang ke Rumah Masing-masing, Tak Ada Latihan Bersama
Baca juga: Begini Kondisi Irene Red Velvet Usai Bertindak Kasar ke Stylish? Sudah Minta Maaf Juga ke Fans Tapi?
"Sulsel masih jadi opsi dan semoga itu bisa terwujud agar para pecinta PSM bisa menikmati pertandingan langsung juga. Tim pun akan lebih senang jika bisa main di depan suporter sendiri," ia menambahkan.
Jika sesuai jadwal ini artinya New Mattoanging baru bisa digunakan kembali pada 2022 mendatang.
Meski pada musim 2020 ini kompetisi Liga 1 belum ada kejelasan akibat Covid-19, manajemen PSM bergerak cepat mencari alternatif.
Pembongkaran Dimulai
Proses renovasi total Stadion Mattoanging Makassar menjadi stadion bertaraf internasional akhirnya dimulai.
Setelah lama dinanti, pembongkaran konstruksi yang dibangun pada 1957 oleh Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan itu resmi dilakukan, Rabu (21/10/2020) lalu.

Sederet pejabat hadir, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, hingga Ketua Dewan Pembina Yayasan Olahraga Sulsel (YOSS), Andi Ilhamsyah Mattalatta.
Menurut Ilhamsyah, pihaknya memberikan keleluasaan pemerintah provinsi Sulsel untuk melakukan rehabilitasi.
Ia telah memastikan agar semua barang di stadion dikosongkan dan aktivitas olahraga dihentikan sementara.
Baca juga: Soal Liga 1 2020, PSM Bertekad Tuntaskan, Muncul Opsi 2 Wilayah, Bagaimana Format dan Apa Alasannya?
Baca juga: FF Kode Redeem Free Fire Terbaru Oktober 2020 Berikut Ini? Berhadiah Skin dan Simak Cara Tukarnya?
"Perkembangan zaman menghendaki kita untuk melakukan perubahan," ujarnya usai seremoni pembongkaran.
"Tidak perlu mempertahankan yang sudah lama apalagi jika tidak memenuhi standar zaman sekarang. Atlet butuh sarana olahraga yang memadai," ujar Ilhamsyah menambahkan.
Seperti diketahui, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan pembongkaran secara simbolis dengan menggunakan kendaraan alat berat jenis ekskavator.

Pembongkaran kawasan seluas 13.476 meter persegi itu ditargetkan rampung dalam kurun waktu 40 hari atau paling lambat dua bulan.
Kemudian dilanjut ke tahap konstruksi dan pembangunan fisik.
Perseorangan asal Semarang yang menang dengan penawaran Rp1,313 miliar naik sedikit dari nilai penawaran 1,2 miliar.
Latihan Wiljan cs Ditunda Dulu
Hingga kini, para pemain Psm masih diliburkan. Belum ada info terbaru kapan mereka kembali dikumpulkan, lalu latihan lagi.
Awaknya libur cuma sepekan saja, namun ternyata manajemen mengeluarkan keputusan terbaru.
Manajemen memutuskan menunggu perkembangan terbaru terkait pelaksanaan kompetisi Liga 1 dari operator PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Seperti diberitakan sebelumnya, LIB berencana menggelar kompetisi pada awal November mendatang.
Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, apakah kompetisi itu jadi diputar atau tidak, mengingat kepolisian Indonesia belum memberi lampu hijau untuk izin keramaian, karena penyebaran Covid-19 masih tinggi.
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim menerangkan bahwa PT LIB dan PSSI akan menyampaikan perkembangan terbaru.
Hal itu terkait lanjutan Liga 1 Indonesia 2020, 26 Oktober mendatang. Inilah yang menjadi patokan PSM untuk kapan memulai kembali latihan.
"Kita tunggu perkembangan dulu, karena tanggal 26 ini rencananya LIB akan menyampaikan sesuatu ke seluruh klub terkait perkembangan lanjutan Liga 1 2020 ini," katanya saat dihubungi.
Menurutnya setelah manajer meeting terakhir yang digelar di Yogyakarta beberapa waktu lalu, LIB dan PSSI bersepakat untuk secara intens menginformasikan perkembangan.
"Iya itu yang disampaikan ke klub, bahwa LIB dan PSSI berkomitmen terus mengabarkan perkembangan tentang lanjutan Liga 1 ini dan semoga di tanggal 26 nanti itu ada kabar baik," sambungnya.
Lapangan Bosowa Sport Centre
Sule - sapaan akrab Sulaiman menambahkan, apapun keputusan atau perkembangan terbaru LIB pada 26 Oktober mendatang, persiapan latihan PSM tetap akan digelar di Makassar.
Sejauh ini dua opsi lapangan latihan yang akan digunakan yakni lapangan Stadion Politeknik Pelayaran Barombong dan Bosowa Sport Center (BSC).
Sebab menurutnya hanya dua lapangan ini yang paling memungkinkan. Terutama lapangan tersebut bisa ditutup dari publik yakni suporter.
"Tapi Bosowa Sport Center cuma untuk latihan ringan, jadi kemungkinan besar yang di Poltek Pelayaran Barombong," tandasnya.
Sebelum diliburkan, pemain sempat menjalani latihan selama tiga pekan di Kota Yogyakarta diipimpin Caretaker pelatih Herrie “Jose” Setyawan. (*)