RWF 2020 Kembali Digelar, 40 Vendor Siap Kabulkan Pernikahan Impianmu di New Normal
Sebanyak 40 vendor lokal Makassar akan meramaikan dan mewujudkan pernikahan impian calon mempelai di era New Normal
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Upperhills Convention Hall akan kembali menggelar Royal Wedding Fair (RWF) 2020 selama tiga hari berturut-turut, Jumat-Minggu (30/10-1/11/2020) mendatang.
Hajatan yang akan dihelat dengan protokol ketat ini diinisiasi Allyson Wedding Planner, Illusion Entertainment, Repro Entertainment, Runway Wedding Organizer.
Sebanyak 40 vendor lokal Makassar akan meramaikan dan mewujudkan pernikahan impian calon mempelai di era New Normal atau akan dilaksanakan di tahun 2021.
Beberapa diantaranya, Mahkota Salon, Rumah Pengantin Hj Deva, Cube Photography, Elmundo Decor, Deal Decor
dan lainnya.
Owner Illusion Entertainment, Tony Lucky Ciputra mengatakan, pandemi yang merebak sejak Februari 2020 lalu memaksa event organizer benar-benar tiarap.
Olehnya itu dengan semangat dan optimisme yang tinggi, event RWF kembali digelar sebagai ajang edukasi soal pernikahan di era new normal atau kebiasaan baru.
"Kali ini tidak muluk-muluk seperti event sebelumnya, kami fokus pada pameran wedding. Sembari masing-masing vendor memberikan edukasi soal pelaksanaan wedding di new normal itu penuh dengan rambu-rambu. Tetapi meski terbatas, bukan berarti pernikahan impian tak bisa diwujudkan, kami di sini siap memberikan yang terbaik untuk momen penting mempelai," kata Tony.
Bagi Tony, vendor yang hadir nantinya akan berupaya mengakomodir kebutuhan mempelai. Tentunya dengan promo dan gimik menarik.
Owner Allyson Wedding, Alvin Putra Gossidhy menjelaskan, RWF 2020 ini mengusung konsep international dan tradisional.
"Kami tetap dengan tagline wedding stop solution yah. Dulu kan dominan ke internasional atau chinese wedding, kali ini tradisional pun kita usung, bahkan masing-masing 50 persen. Dengan begitu, pasarnya pun makin luas," ujarnya.
Selain booth wedding, lanjut Alvin, pihaknya juga menyiapkan tempat khusus untuk kuliner. Sehingga, pengunjung yang lapar atau haus bisa langsung ke area tersebut.
"Tenantnya dari Makassar, ada juga jastip Surabaya, Bali dan Jakarta. Jadi benar-benar memanjakan lidah lah bagi yang capek keliling booth cari vendor yang sesuai keinginan," ucapnya.
Menerapkan protokol kesehatan ketat, Alvin menjelaskan, ballroom yang biasanya berkapasitas 1.000 orang kini dibatasi. Saat pameran digelar hanya 300 orang boleh masuk ke area booth.
"Kami juga menghadirkan beberapa tempat cuci tangan portable, hand sanitizer, wajib masker, cek suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan secara berskala," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/manajemen-upperk9.jpg)