Tribun Mamuju
Masuk Musim Hujan, Berikut Daftar Daerah Rawan Bencana di Mamuju
Memasuki musim hujan, BPBD Kabupaten Mamuju sudah menyiapkan rencana antisipasi bencana dengan menyiapkan posko siaga bencana
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Memasuki musim hujan, BPBD Kabupaten Mamuju sudah menyiapkan rencana antisipasi bencana.
Kepala BPBD Mamuju, Muh Ali Rakhman mengatakan pihaknya menyiapkan posko siaga bencana yang aktif selama 24 jam.
"Ada 20 personel disiapkan untuk mengisi posko siaga bencana, mereka ganti-gantian selama 24 jam," kata Ali Rakhman ditemui di acara 40 hari meninggalnya Raja Mamuju di komplek rumah adat, Senin (19/10/2020).
Posko siaga bencana terpusat di kantor BPBD Mamuju, Jl Ir Juanda, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Dia mengatakan setiap titik yang menjadi langganan banjir menjadi fokus pemantauan BPBD. Salah satunya daerah Desa Pokkang yang menjadi langganan banjir.
"Kami juga sudah berkoordinasi pejabat desa Pokkang, karena kondisi Pokkang memang rawan banjir," ucapnya.
Dikatakan banjir di daerah Mamuju hampir semua disebabkan oleh luapan air sungai karena adanya pendangkalan daerah aliran sungai.
"Apalagi kontrol wilayah kita rata-rata pegunungan, makanya kami meminta kepada seluruh pihak agar tidak ada pengrusakan hutan karena itu sangat berbahaya," tuturnya.
Berdasarkan data Bidang Kedaruratan dan BPBD Mamuju, ada 10 sepuluh titik darurat bencana.
Lima rawan banjir dan lima longsor. Daerah tersebut tersebar di enam kecamatan.
Berikut daftar daerah rawan bencana di Mamuju:
1. Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang rawan longsor
2. Desa Pasa'bu, Kecamatan Tapalang Barat, rawan banjir
3. Desa Botteng, Kecamatan Simboro, rawan longsor
4. Dusun Sese, Kelurahan Simboro, rawan longsor
5. Sangkurio, kali Mamuju, Kecamatan Mamuju, rawan banjir
6. Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, rawan banjir
7. Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, rawan banjir
8. Desa Hinua, Kecamatan Bonehau, rawan longsor
9. Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, rawan longsor
10. Desa Pammulukan, Kecamatan Kalukku, rawan banjir.(*)