Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987 Jadi Inspirasi Iwan Fals Buat Lagu Berjudul '1910', Simak Liriknya!
1910 merupakan lagu dari Iwan Fals yang mengisahkan tentang tragedi kecelakaan kereta api di Bintaro, Jakarta Selatan, Jakarta.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Jika diperhatikan, hal ini sesuai dengan yang dituliskan oleh Iwan Fals dalam liriknya "19 Oktober tanah Jakarta berwarna merah, Meninggalkan tanya yang tak terjawab"
Namun demikian, Iwan Fals dalam liriknya berharap korban yang meninggal dapat tenang.
"Saudaraku, pergilah dengan tenang, Sebab duka sudah tak lagi panjang, Saudaraku.."
Lirik 1910 dari Iwan Fals
Apa kabar kereta yang terkapar di Senin pagi?
Di gerbongmu ratusan orang yang mati
Hancurkan mimpi bawa kisah
Air mata
Air mata
Belum usai peluit, belum habis putaran roda
Aku dengar jerit dari Bintaro
Satu lagi catatan sejarah
Air mata
Air mata
Berdarahkah tuan yang duduk di belakang meja?
Atau cukup hanya ucapkan belasungkawa?
Aku bosan
Lalu terangkat semua beban di pundak
Semudah itukah luka-luka terobati?
Nusantara
Tangismu terdengar lagi
Nusantara
Derita bila terhenti
Bilakah?
Bilakah?
19 Oktober tanah Jakarta berwarna merah
Meninggalkan tanya yang tak terjawab
Bangkai kereta lemparkan amarah
Air mata
Air mata
Nusantara
Langitmu saksi kelabu
Nusantara
Terdengar lagi tangismu
Nusantara
Kau simpan kisah kereta
Nusantara
Kabarkan marah sang duka
Saudaraku, pergilah dengan tenang
Sebab duka sudah tak lagi panjang
Saudaraku, pergilah dengan tenang
Nusantara
Nusantara
Nusantara
Nusantara
Nusantara
Nusantara
Nusantara
Nusantara
Saudaraku, pergilah dengan tenang
Sebab duka sudah tak lagi panjang
Saudaraku ...
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lagu '1910' : Simpati Iwan Fals untuk Kecelakaan Kereta Api Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987