Breaking News:

Musda REI Sulsel

Musda REI Sulsel Dipindahkan ke Claro, 207 Anggota Siap Salurkan Hak Suara

DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan akan melaksanakan Musda ke-13 secara semi virtual pada 19 Oktober 2020

TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
Ketua Steering Commite (SC) Musda REI Sulsel Sudarman Supardi saat menggelar jumpa pers di Target Coffee Bar And Kitchen, Jalan Pelita Raya Makassar Rabu (14102020) 

TRIBUN-TIMUR.COM MAKASSAR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan akan melaksanakan Musda ke-13 secara semi virtual pada 19 Oktober 2020.

Berbagai rangkaian acara akan digelar pada Musda ini, yakni menentukan program organisasi, menetapkan program kerja, menilai laporan ketua masa bakti 2017-2020, menerima pemberhentian dan menetapkan kembali ketua untuk periode 2020-2023.

Demikian dijelaskan Ketua Steering Commite (SC), Sudarman Supardi saat menggelar jumpa pers di Target Coffee Bar And Kitchen, Jalan Pelita Raya Makassar Rabu (14/10)

Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) pada 19 Oktober 2020 mendatang.

Musda tersebut akan dilaksanakan secara semi virtual dengan mengangkat tema "Meningkatkan Kinerja Organisasi untuk Mewujudkan Kesejahteraan Anggota REI Dalam Pembangunan Properti Berkelanjutan".

Agenda musda yaitu memilih Ketua dan pengurus barunya, dimana untuk tahun ini akan berlangsung berbeda dilaksanakan semi virtual yang dipusatkan di Hotel Claro ruang Sandeq Room pada 19 Oktober mendatang.

Wakil Ketua Bidang Promosi dan Pameran REI Sulsel, Mustajab Mudji menjelaskan, sejumlah rangkaian kegiatan telah digelar dalam pelaksanaan musda, seperti sepeda santai dirangkaikan Coffee morning dan golf bersama para senior.

“Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADRT), Pelaksanaan Musda dilaksanakan 3 tahun sekali dan sesuai akhir masa jabatan pengurus periode 2017-2020. Nantinya, akan ada periode 2021 hingga 2023," ujarnya.

207 anggota REI akan menyalurkan hak suaranya dalam musda kali ini, dimana mekanisme pemilihan nantinya akan dibahas apakah voting secara online atau offline.

Steering Commitee Musda REI, Sudarman Supardi menjelaskan, pendaftaran calon Ketua REI mulai jumat 15 Oktober sampai 18 Oktober pukul 17.00 wita.

Dia mengungkapkan, jika ada beberapa syarat yang harus dipenuhi calon Ketua REI, yakni surat pernyataan kesediaan mencalonkan diri yang ikut ditanda tangani salah seorang komisaris perusahaan yang bersangkutan.

Lalu, Surat pernyataan wajib menyampaikan Visi dan Misi serta kesediaan untuk dipilih sebagai Ketua DPD REI Sulawesi Selatan 2020-2023 didepan sidang Paripurna, melampirkan Curiculum Vitae (CV).

Kemudian, surat bukti berupa fotocopy surat keputusan (SK) pernah menjadi pengurus DPD REI Sulawesi Selatan pada jajaran Pengurus Harian yang telah dilegalisir.

“Calon Ketua REI harus memberikan pernyataan mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi sejenisnya, bila mencalonkan diri menjadi ketua DPD REI Sulawesi Seltan periode 2020-2023. Dimana persyaratan ini mengacu pada PO REI Nomor 1 Tahun 2004,”ungkapnya.

Dia menegaskan, jika pada proses pencalonan Ketua REI dipastikan tidak ada istilah mahar, karena yang dianut dalam organisasi ini adalah kekeluargaan yang sangat kental. Makanya semua berpeluang maju asalkan memenuhi syarat tersebut.

Diketahui, ada tujuh nama bakal calon yang menguat, yakni bakal calon Ketua. Antara lain, M Sadiq, A.Rahmat Manggabarani, Sudarman Supardi, Ridwan Jabir Patiwiri, Simon Rahman , Mustajab Mudji dan Abdul Malik.

Sebelumnya, Ketua REI SULSEL M Sadiq menuturkan, pemilihan kali ini tentunya sangat berbeda dari sebelummya. Kendati demikian, tentu semangat anggota berMusda luar biasa.

"Musda ini akan menentukan kepengurusan baru, dan dipastikan akan banyak kader terbaik REI yang akan mengisi kepengurusan tersebut,"terangnya. (*)

Penulis: Muh. Abdiwan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved