Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Petambak Pangkep 'Pusing Corona '

Panen percontohan polikultur udang vaname dan ikan bandeng menggunakan probiotik RICA (Research Insitute for Coastal Aquaculture) di Pangkep

Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
Citizen Reporter/Andi Bahtiar
Panen percontohan polikultur udang vaname dan ikan bandeng menggunakan probiotik RICA (Research Insitute for Coastal Aquaculture) di Kabupaten Pangkep, Kamis 15 Oktober 2020, 

Citizen Reporter Andi Bahtiar, Humas Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Berlokasi di Maros

Pangkep - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Riset Perikanan Budidaya Air dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP)  terus mengembangkan  inovasi teknologi yang dapat memacu kegiatan produksi di sektor kelautan dan perikanan untuk mensejahterakan masyarakat.

Salah satu permasalahan yang dialami para petambak pembudidaya ikan khususnya di Kab. Pangkep yaitu Pusing Corona (Pupuk Subsidi Hilang Cari Probiotik Perikanan)

olehnya  itu kepala Dinas Perikanan Kab. Pangkep Ir. Hj Andi Faridah dan pemerintah setempat menghadiri langsung panen percontohan polikultur udang vaname dan ikan bandeng menggunakan probiotik RICA (Research Insitute for Coastal Aquaculture) di Kabupaten Pangkep, Kamis 15 Oktober 2020,

dan secara virtual mewakili Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Ir. Yayan Hikmayani, S.Pi.,M.Si sebagai Kepala Pusat Perikanan serta Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan yang diwakili oleh kabid perikanan Ikhsan Hariyadi, S.Pi.,M.Si dan Kepala BRPBAPPP A. Indra Jaya Asaad, S,Pi.,M.Sc.

Percontohan polikultur udang vaname dan ikan bandeng menggunakan probiotik rica dilahan tambak seluas 0,75 Ha berlokasi di Desa Manakku, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan yang merupakan salah satu kegiatan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros dengan melibatkan 2 Kelompok binaan penyuluh perikanan, yakni Kelompok Pembudidaya Ikan Sipakainge dan Kelompok Pembudidaya Ikan Bandeng Sejahtera.

Program percontohan polikultur berfokus pada penggunaan probiotik RICA. Probiotik RICA adalah bakteri probiotik yang diproduksi oleh Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan.

Bakteri ini bersifat non patogen, memiliki kemampuan  menghambat perkembangbiakan  organisme pathogen, dan berfungsi sebagai bakteri pengurai dan penetralisir kualitas air, serta memungkinkan sebagai makanan di dalam perairan

Kegiatan ini mendapat pendampingan dari Peneliti dan Penyuluh Perikanan dari Satminkal Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Dan Penyuluhan Perikanan Maros yang bertujuan sebagai sarana percontohan metode demonstrasi cara alih teknologi hasil riset ke penyuluhan dan Kelompok binaan penyuluh perikanan

dan sebagai hilirisasi alih teknologi hasil riset kepada penyuluh perikanan dengan menerapkan teknologi tambak yang sehat menggunakan probiotik dan penggunaan pakan berbahan murah, ekonomis dan bisa diproduksi sendiri.

Kepala Pusat Riset Perikanan, Yayan Hikmayani, S.Pi, M.Si mengatakan, Masalah dalam usaha budidaya ikan di tambak, seringkali penggunaan pupuk secara berlebihan,

khususnya pupuk an organik seperti Urea dan TSP sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah pada kualitas lahan budidaya dan air.

“Maka perlu adanya suatu langkah perubahan untuk mengatasinya jelas Yayan.

Yayan menilai Inovasi ini, yang dilaksanakan atas kerjasama Dinas Perikanan Kab. Pangkajene dan Kepulauan dengan Balai Riset Perikanan Budidaya Air payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros sebagai upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk subsidi sementara pembudidaya ikan memiliki ketergantungan yang besar terhadap pupuk.

Disamping itu, masih tingginya akan kegagalan panen dalam melakukan usaha budidaya ikan, karena pembudidaya ikan tidak menerapkan teknologi anjuran Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved