Breaking News:

Dukungan Coca Cola Foundation Indonesia Membuat Bisnis Startup Pengolah Limbah Tumbuh Pesat

terjadi perluasan bisnis pada para grantees serta peningkatan kemampuan pengelolaan sampah kemasan plastik pasca konsumsi

TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
Petugas dari satgas kebersihan mengangkut sampah yang menumpuk di bibir pantai CPI (Center Point of Indonesia) Makassar, Kamis (17/9/2020). Kurangnya kesadaran pengunjung area publik di daerah itu serta minimnya pengawasan mengakibatkan masih banyak sampah plastik terbuang ke laut yang dapat menyebabkan degradasi lingkungan. tribun timur/muhammad abdiwan 

Dukungan Coca Cola Foundation Indonesia Membuat Bisnis Startup Pengolah Limbah Tumbuh Pesat

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) mengkampanyekan program Plastic Reborn 2.0 untuk mendorong pengelolaan sampah plastik kemasan dengan memanfaatkan teknologi.

Pencapaian program ini menghasilkan kolaborasi lintas daerah menyatukan para startup terpilih yaitu MallSampah, Clean Up dan Gringgo sebagai penerima hibah (Grantees) untuk mengaplikasikan materi akselerasi bisnisnya.

Data menunjukkan, terjadi perluasan bisnis pada para grantees serta peningkatan kemampuan pengelolaan sampah kemasan plastik pasca konsumsi, dengan jumlah total sebanyak 282 ton atau rata-rata peningkatan sebesar 24% yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk proses daur ulang.

Keberhasilan setiap grantees terpapar pada data ‘Plastic Reborn 2.0’ dimana terlihat peningkatan di bidang bisnis mereka.

Tercatat dibandingkan tahun lalu, peningkatan jumlah sampah yang dikelola secara keseluruhan MallSampah mencapai volume 25.3 ton sampah atau sebesar 361.1%, Gringgo meningkat 473 ton atau mengalami peningkatan 136.2% dan Clean Up mencapai 134 ton sampah atau mencapai 893.3%.

Sementara di bidang kapasitas usaha, MallSampah mengalami peningkatan pengguna aktif sebanyak 5.000 pelanggan, pengguna aplikasi mobile apps sebanyak 17.000 orang, dengan lebih dari 200 mitra pengumpul sampah yang mendukung operasional perusahaan secara luas di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros dan Kota Parepare.

Selain itu, pencapaian Clean Up tercatat pada pertumbuhan jumlah pelanggan rumah tangga dan bisnis sebesar 100% yang tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Gowa saja namun juga dari kota lainnya di Sulawesi Selatan.

“Sejalan dengan visi global ‘World Without Waste’, CCFI bersama dengan mitra Ancora Foundation, kami menginisiasi Plastic Reborn 2.0 sebagai wujud ambisi kami terhadap upaya pengurangan dampak limbah kemasan pasca konsumsi pada lingkungan, “ ujar Wakil Ketua Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) Triyono Prijosoesilo pada bincang virtual, Rabu (7/10/2020).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Ancora Foundation, Ahmad Zakky Habibie, mengungkapkan pihaknya bangga atas semangat dari para grantees yang sangat tinggi dalam mencapai target dari program ini hingga mampu melebihi target semula.

Halaman
12
Editor: Ilham Mulyawan Indra
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved