Razia Kamar Kost

Razia Kamar Kost di Wonomulyo, Petugas Dapati Sejumlah Pasangan Muda-mudi

Keduanya mengaku suami istri namun tidak bisa menunjukkan bukti ke petugas jika mereka adalah suami istri sah.

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
ist
Sejumlah pasangan kedapatan dalam kamar kost saat petugas gabungan melakukan razia di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Sejumlah pasangan muda-mudi kedapatan berdua dalam kamar kost saat petugas gabungan TNI-Polri, Satpol PP, dan pemerintah di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (3/10/2020).

Bahkan ada pasangan yang mengaku dari Kendari Sulawesi Tenggara. Keduanya mengaku suami istri namun tidak bisa menunjukkan bukti ke petugas jika mereka adalah suami istri sah.

"Anu pak, saya lupa bawa surat nikah, soalnya KTP ku belum jadi, kalau tidak percaya, telepon keluargaku," kata salah seorang pasangan itu.

Pasangan lain yang terjaring razia mengaku hanya sekadar singgah untuk istirahat di kamar kos tersebut.

“Sumpah Demi Allah pak, ini istriku, saya cuma kebetulan mampir di sini buat istirahat, ini kamar kos keluarga, kebetulan dia lagi tidak ada," ujarnya yang mengaku dari Kecamatan Tutar.

Karena tak dapat menunjukkan bukti sebagai pasangan suami istri sah, pasangan yang terjaring didata petugas dan diimbau untuk pulang.

Mereka diminta menghadap ke Kantor Lurah Sidodadi  dengan membawa bukti jika mereka adalah suami istri pada Senin (5/10/2020).

Di rumah kos lain, petugas juga mengusir seorang pemuda yang didapati bersembunyi dalam kamar.

Kendati sempat berdalih sedang tidur di kamarnya sendiri, petugas curiga lantaran di kamar itu hampir semua barang yang terlihat adalah milik wanita.

“Tadi ini yang kita razia di antaranya adalah rumah kost dan tempat orang berkumpul. Tadi ada beberapa yang terjaring, ada yang mengaku mereka adalah suami istri, tetapi tidak dapat menujukkan bukti," kata Sekcam Wonomulyo, Samiaji.

Di tempat ini, petugas gabungan juga membubarkan kerumunan remaja yang kerap terlibat keributan.

Sebelumnya, mereka diberi sanksi push up lantaran tidak memakai masker.

Samiaji berharap kegiatan yang digelar bisa menciptakan situasi aman dan nyaman bagi warga di daerah Kecamatan Wonomulyo.

“Kita dari tim satgas sangat berharap, anak muda yang berkumpul tidak menimbulkan terjadinya perkelahian. Apalagi mereka yang terjaring razia berkumpul hingga larut malam," katanya.

Razia gabungan tersebut berakhir di Alun-alun Kecamatan Wonomulyo. Puluhan muda-mudi yang sedang berkumpul, langsung berlarian saat melihat petugas datang.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved