Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pencabulan

Gara-gara Utang Sewa Motor, 2 Gadis Muda Rela Layani Nafsu Bejat Pria 70 Tahun, Begini Kronologinya

Mama Kaget Lihat Benjolan di Alat Vital, 2 Gadis ABG Ngaku Layani Nafsu Kakek saat Ingin Bayar Utang

Editor: Arif Fuddin Usman
Tribunnews
Ilustrasi pencabulan // Gara-gara Utang Sewa Motor, 2 Gadis Muda Rela Layani Nafsu Bejat Pria 70 Tahun, Begini Kronologinya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mama Kaget Lihat Benjolan di Alat Vital, 2 Gadis ABG Ngaku Layani Nafsu Kakek saat Ingin Bayar Utang.

Dua ABG yang sedang terlilit utang dan butuh pekerjaan untuk membayarnya.

 Lawan Persiraja Batal, Lalu Persib Batal Lagi, Liga 1 2020 Ditunda, Ini yang Dialami PSM di Yogya?

 21 Pemain PSM ke Yogyakarta, Terakhir Wiljan Pluim & Hasim Kipuw, Izin Laga Liga 1 2020 Belum Terbit

Keduanya yakni berinisial L (14) dan M (13). Tapi bukannya dapat pekerjaan, keduanya malah layani kakek-kakek.

Keduanya malah diminta untuk melayani nafsu bejat seorang kakek berinisial RS (70) yang merupakan warga Bandung.

Dua remaja itu dijual oleh muncikari MY (21) warga Kecamatan Purwokerto Barat dan IN (21) warga Kecamatan Baturraden.

Ilustrasi berhubungan intim
Ilustrasi berhubungan intim (Shutterstock)

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, telah menangkap RS dan mengamankan dua muncikari itu.

"Kasus ini terungkap atas laporan orangtua korban berinisial L.

"Saat di rumah sakit, orangtua curiga melihat benjolan di alat kelamin korban," kata Berry saat dihubungi, Sabtu (3/10/2020).

• Inilah Tokoh Pertama yang Bawa Paham Komunisme di Indonesia, Cikal Bakal PKI dari Orang Asing Asal?

• 12 Tahun Suara-suara Aneh dari Loteng Rumah, Wanita Ini Beranikan Diri Cek, Temukan Hal Tak Diduga?

Kepada orangtuanya, L mengaku telah melayani seorang kakek layaknya Hubungan Suami Istri sekitar bulan Agustus 2020 lalu.

Korban terpaksa melakukan itu karena terbelit utang kepada tersangka IN.

"Kejadiannya sekitar bulan Agustus. Korban L punya utang sewa motor kepada tersangka IN sebesar Rp 600.000.

"Saat ditagih korban tidak punya uang, korban kemudian meminta IN untuk mencarikan pekerjaan," jelas Berry.

Namun tersangka IN justru menawarkan korban kepada tersangka MY.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved