CEK Rekening BCA, Subsidi Gaji / BLT Rp 600 Ribu Sudah Cair atau Belum? Ini 7 Jawaban Bisa Membantu
CEK Rekening BCA, Subsidi Gaji / BLT Rp 600 Ribu Sudah Masuk? Jika Belum, Ini 7 Hal Bisa Membantu
TRIBUN-TIMUR.COM - CEK Rekening BCA, Subsidi Gaji / BLT Rp 600 Ribu Sudah Masuk? Jika Belum, Ini 7 Hal Bisa Membantu
Kenapa BLT atau Subsidi Gaji Rp 600 ribu untuk bank BCA masih belum cair?
Pencairan dana BLT atau subsidi gaji Rp 600 ribu kini telah memasuki tahap 5.
Bagi yang menggunakan bank swasta, proses pencairan memang memakan waktu lebih lama dari mereka yang menggunakan bank BUMN.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyalurkan dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tahap 1 hingga tahap 3.
Jumlah penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu tersebut sebanyak 9 juta penerima.
Rinciannya adalah untuk tahap 1 sebanyak 2,5 juta penerima, tahap 2 sebanyak 3 juta penerima dna tahap 3 sebanyak 3,5 juta penerima.
Namun banyak permasalahan yang dikeluhkan pekerja kalau tidak ada BLT yang masuk ke rekening mereka.
Nah, jika dana belum masuk juga ke rekening hingga tahap 3, berarti ada penyebab dan alasan sehingga dana belum masuk.
Bahkan beberapa waktu lalu pihak Kemnaker dalam akun Instagramnya meminta perusahaan berkomunikasi dengan pekerja.
"Kami imbau pemberi kerja/perusahaan untuk membangun komunikasi dan dialog dengan para pekerja terkait data rekening pekerja guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening ke BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga penyaluran subsidi gaji/upah lancar dan tepat sasaran," tulis Menaker dilansir dari akun Instagram mereka.
Dilansir dari Kompas.com dan Tribun News, berikut 7 penyebab sehingga dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu belum cair:
1. Rekening atau penerima masih proses validasi
Cek saldo ATM sekarang! BLT subsidi gaji Rp 1,2 Juta tahap ketiga cair hari ini, lumayan buat cicilan motor
Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto mengatakan sesuai Permenaker Nomor 14 Tahun 2020, data yang sudah divalidasi di perbankan selanjutnya divalidasi kembali di internal BP Jamsostek.