Breaking News:

Update Corona Makassar

Kasus Covid Naik Lagi, Perlukah Makassar PSBB?

Data yang dirilis Tim Gugus Tugas Makassar, terjadi peningkatan kasus mencapai 1,1 persen selama sepekan terakhir.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SALDY
Prof Ansariadi (Tim Epidemiologi Unhas). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Meningkatnya kasus virus Corona (Covid-19) belakangan ini, membuat Pemkot Makassar bersama Tim Gugus Tugas kembali memassifkan tracing atau tes swab secara massal di seluruh kecamatan yang ada.

Data yang dirilis Tim Gugus Tugas Makassar, terjadi peningkatan kasus mencapai 1,1 persen selama sepekan terakhir. Padahal, sempat ditekan hingga 0,8 persen.

Melihat kondisi ini, Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ansariadi angkat bicara.

Ia menyebutkan bahwa masyarakat tak perlu panik, namun tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan.

Menurutnya, kenaikan kasus ini tidak membuat Makassar harus melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang dilakukan oleh DKI Jakarta.

"Indikator yang ada tidak mengarah kesana. Indikatornya jumlah tes cukup tinggi, dengan kasus satu per-seribu per minggu, positivity rate 5 persen, serta ketersediaan kamar (ruang pelayanan covid). Jadi tidak ada indikator untuk psbbb. Beda Jakarta, karena rumah sakit full, sehingga PSBB menjadi alternatif yang baik," katanya.

Menurut dia, data per minggu, terjadi penurunan kasus, dimana pekan lalu mencapai 1.16, dengan catatan ada kemungkinan potensi tumbuh, namun setelah dilakukan tracing akhirnya kembali ke satu.

"Perlu kita ketahui, bahwa satu itu masih zona merah," kata dosen FKM Unhas ini.

Kendati demikian, Prof Ansariadi mengaku bahwa positivity rate dibawah dibawah 5 persen itu indikator bagus.

Ditambah lagi, RT (reproduksi efektif) mendekati satu, dengan jumlah diatas satu perseribu penduduk per minggu.

Adapun data harian Tim Gugus Covid Makassar, terkonfirmasi covid sebanyak 8.321, sementara suspek 4.638.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Saldy

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved