Breaking News:

Tribun Mamuju

Dikabarkan Tolak Pasien, Begini Pembelaan Direktur RSU Sulbar

Pasien bernama Asriani warga Mamuju. Penolakan pasien diduga karena persoalan masker.

Dikabarkan Tolak Pasien, Begini Pembelaan Direktur RSU Sulbar
Ist
Direktur RSU Regional Sulbar dr Indahwati Nursyamsi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Beredar kabar Rumah Sakit Umum (RSU) Regional Provinsi Sulawesi Barat menolak pasien.

Pasien bernama Asriani warga Mamuju. Penolakan pasien diduga karena persoalan masker.

"Mana itu yang sudah bagi-bagi masker, kasih itu petugas rumah sakit supaya bisa bekerja,"kata salah satu keluarga pasein, Bachtiar Tasya, melalui postingan media sosial.

Direktur RSU Regional Sulbar, dr Indahwati Nursyamsi mengatakan, tidak benar ada penolakan pasien di rumah sakit.

"Apa yang disampaikan keluarga pasien tidak benar. Namun yang jelas memang tadi pagi terjadi kekosongan masker di rumah sakit waktu pasien datang, satu lembar pun tidak ada,"kata dr Indah via telepon.

Sehingga, pihak dokter UGD dan dokter yang merujuk pasien ada miss komunikasi. Dalam hal itu dokter kulit, sehingga keputusannya diarahkan ke RSUD Mamuju.

"Pasien ada melepuh di permukaan kulitnya, karena melepuh, makanya harus rawat infeksi," ujarnya.

Sehingga pihak medis tidak akan menangani apabila tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

Sementara pasien yang datang harus sesegera mungkin mendapatkan pelayanan.

"Jadi tolong luruskan ke masyarakat bahwa pasien itu tidak ditolak, dilihat kondisinya pasien harus segera mungkin ditangani sementara rumah sakit lagi kukurangan APD,"tuturnya.

Ia juga memastikan kasus ini adalah murni kesalah pahaman.

"Yang namanya ditolak itu pasien tidak sempat dilayani, tidak dilakukan komunikasi, nah inikah dilakukan komunikasi antara dokter dan dokter, dan berkesimpulan diarahkan ke rumah sakit kabupaten,"pungkasnya.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved