Breaking News:

Tribun Bone

Jalan Poros Bone-Soppeng di Desa Lebbae Rusak dan Berlubang, Sudah Ada Pengendara Jatuh

Kondisi jalan bergelombang dan berlubang. Lubang terlihat di badan jalan. Kedalaman lubang dari 20 hingga 40 centi meter. Jika hujan, lubang tersebut

Ist
Kondisi jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Bone-Kabupaten Soppeng di Des Lebbae, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone. 

TRIBUNBONE.COM, AJANGALE - Jalan penghubung Kabupaten Bone -Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) tepatnya di Desa Lebbae, Kecamatan Ajangale dalam kondisi rusak.

Kondisi jalan bergelombang dan berlubang. Lubang terlihat di badan jalan. Kedalaman lubang dari 20 hingga 40 centi meter. Jika hujan, lubang tersebut menjadi kubangan.

Seorang warga, Jama mengatakan, jalan yang rusak di Desa Lebbae mencapai 3 kilometer.

Menurutnya, kondisi jalan rusak sudah satu tahun lalu.

Namun, kondisinya semakin parah ketika terjadi banjir di Dusun Cempa, Desa Pallawarukka, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo sekira 3 bulan lalu.

Air menggenangi badan jalan menyebabkan para pengendara dari Bone ke Wajo ataupun sebaliknya terpaksa memutar lewat jalan poros Bone-Soppeng ini.

"Tiga bulan lalu semakin parah. Pengendara dari Bone ingin ke Wajo ataupun sebaliknya lewat jalan ini," katanya Selasa (15/9/2020).

Kata dia, pengendara harus berhati-hati dalam melewati jalan ini. Pasalnya sudah beberapa pengendara motor yang jatuh. Ditambah lagi, tidak ada lampu penerangan jalan.

"Beberapa pengendara sepeda motor terjatuh karena lubang. Belum lagi lampu jalan tidak ada. Beruntung tidak ada yang luka parah," ucapnya.

Ia pun meminta agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan. Sebab, kondisinya semakin parah.

"Semoga bisa diperbaiki, sebelum semakin banyak jatuh korban," pintanya.

Sementara Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bone, Jibang menyampaikan perbaikan jalan tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Jibang mengaku, di tahun ini sebenarnya akan dilakukan perbaikan di jalan tersebut, tetapi anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.

"Sudah dianggarkan untuk pemeliharaan rutin jalan, tetapi dialihkan ke Covid-19. Mudah-mudahan bisa menjadi prioritas untuk diperbaiki," ucapnya.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved