Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

ILC TV One

Setelah Puan Maharani, ILC TV One Kini Bahas Anies Baswedan dan PSBB Jakarta, Ada yang Kompromi?

Setelah Puan Maharani, ILC TV One Kini Bahas Anies Baswedan dan PSBB Jakarta, Ada yang Kompromi?

Editor: Mansur AM
twitter
ILC TV One pekan lalu ulas Puan Maharani, ILC terbaru pekan ini giliran membahas Anies Baswedan dan PSBB Jakarta 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pekan lalu, Talkshow ILC TV One mengulas tuntas tentang Puan Maharani dan pernyataannya tentang warga Sumatera Barat yang belum Pancasilais.

Pekan ini, ILC TV One akan mengulas tentang figur Anies Baswedan dan rem darurat yang kompromistis.

"Dear Pencinta ILC: Diskusi kita Selasa pukul 20.00 WIB, berjudul "Gubernur Anies: Akhirnya Menarik Rem Kompromi." Selamat menyaksikan. #ILCRemKompromiAnies," tulis akun resmi Karni Ilyas @karniilyas, Senin (14/9/2020).

Puan Maharani Ramai

Nama Puan Maharani ramai dibahas gara-gara membicarakan Provinsi Sumatera Barat y ang belum Pancasilais.

Warga Minang pun bereaksi. Semakin ramai karena diulas di ILC TV One. Pendukung Puan Maharani dari PDIP membela, sementara lawan politik Puan Maharani dan PDIP memojokkan.

Pernyataan yang mengejutkan dari Ketua DPR RI Puan Maharani jadi pembicaraan di mana-mana.

Kini Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto meminta pernyataan Puan Maharani jangan digoreng lagi

Bisnis Happy Hapsoro, Suami Puan Maharani, Menantu Megawati yang Jarang Disorot

Ini Nama Lengkap Ketua DPR RI: Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi

Sumber Uang Puan Maharani, Pantas Anak Megawati Cucu Soekarno Kaya Raya, Harta Terus Berlipat

Permintaan disampaikan Hasto di hadapan peserta Sekolah Partai PDIP gelombang III, Minggu (13/9/2020).

Hasto Kristiyanto menyebut pernyataan Puan Maharani terkait Sumatera Barat, tidak mungkin berniat untuk memecah belah bangsa.

"Mbak Puan ini putri Bu Mega. Sama dengan Mas Tatam dan Mas Prananda. Jadi tidak akan melakukan sesuatu hal yang membahayakan keselamatan bangsa dan negara," kata Hasto.

"Semua dilakukan dengan upaya membangun silaturahmi yang baik dengan upaya untuk berdialog. Jadi itu menjadi dialektika ideologis dan sikap PDI Perjuangan," sambung Hasto.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved