Napi Ditangkap karena Jadi Otak Pencurian Mobil, Kepala Lapas Makassar: Waduh!
Jika benar, penghuni Lapas Klas I Makassar menjadi otak pencurian mobil itu, Rubianto berjanji akan melakukan evaluasi terhadap jajaran.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Lapas Klas I Makassar Rubianto mengaku belum mengetahui keterilabatan Ari Wibowo, napi kasus penipuan penggelapan yang menjadi otak pencurian mobil pengunjung hotel di Makassar.
Peran Ari Wibowo diungkap saat penangkapan rekannya Fadel (18) dan Adi (23) oleh jajaran Polsek Ujung Pandang.
"Waduh, saya belum tahu, saya cek dulu karena kan saya lagi sekolah. Saya cek ke PLHnya dulu," kata Rubianto.
Pihaknya sejauh ini mengaku telah rutin melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan para narapidana.
"Kita rutin kok penggeledagan sekali sebulan. Kalau tiap hari tidak mungkin jugalah, minimal sebulan sekali," ujarnya.
Jika benar, penghuni Lapas Klas I Makassar menjadi otak pencurian mobil itu, Rubianto berjanji akan melakukan evaluasi terhadap jajaran.
"Kita evaluasi, insyaAllah kuta evaluasi semua karena kita juga kan menuju WBK," tutur Rubianto.
Sebelumnya diberitakan, Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar kembali berulah.
Jika sebelumnya, ditemukan napi mengendalikan narkoba dari dalam Lapas.
Kali ini, napi di Lapas Klas I Makassar menjadi otak pelaku pencurian dengan pemberatan dan penipuan dengan penggelapan.
Ialah Ari Wibowo, inisiator pelaku pencurian dan pemberatan serta penipuan dan penggelapan seunit mobil Honda Jazz putih milik pengunjung salah satu hotel di Makassar.
Aksi kejahatan Ari Wibowo berhasil terungkap setelah dua rekannya Adi (23) dan Fadel (18) dan yang merupakan eksekutor pencurian dan penggelapan mobil berhasil ditangkap Unit Resmob Polsek Ujungpandang.
Modus Ari Wibowo melancarkan aksinya yaitu dengan berpura-pura menjadi keluarga pengunjung atau tamu hotel.
Ari Wibowo yang dapat menggunakan ponsel dari dalam Lapas Klas I Makassar menelpon sejumlah petugas atau receptionis hotel.
Dalam sambungan telpon itu, Ari Wibowo mengaku sebagai keluarga salah satu pengunjung yang dipercayakan untuk mengambil mobil di parkiran hotel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapolui6gf.jpg)