Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

2 Tahun Prof Andalan

2 Tahun Prof Andalan: Tahun Ini Terkoneksi, Tahun Depan Mulai Menata

Dua tahun Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memimpin.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Wawancara khusus Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman oleh Pemimpin Umum Tribun Timur, Andi Suruji, terkait dengan 2 tahun kepemimpinannya, di halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Sulsel, Jumat (4/9/2020) malam. Tayangan wawancara dapat ditonton melalui YouTube dan Facebook Tribun Timur. 

Sementara program lainnya, kami saling mengisi.

Pak Wagub juga melakukan pemantauan akses Bone-Pangkep ini juga sudah terkoneksi.

Ketiga kita memiliki banyak bandara ada Selayar, Bone, Bua, Pontiku, Lutim Lutra,

Cuman memang yang ingin kami sampaikan, khusus bandara Pontiku (Toraja) tidak bisa kami perpanjang run way.

Karena itu kita lakukan kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, untuk membangun bandara baru (Bonto Kuni).

Dan diawal Desember 2018 kita bangun, Alhamdulillah bandara ini sudah di uji coba kemarin. Rute Makassar Toraja. Akses ini bisa perpendek waktu dari 9 jam menjadi 30 menit.

Ini kenapa kita lakukan? karena Toraja tentu tidak hanya menjadi aset Indonesia tapi juga dunia. Dengan bandara ini, kejayaan pariwisata Toraja bisa kembali.

Kita juga tidak lupakan pulau-pulau. Kita memiliki 330 pulau tahun berikutnya kita alokasikan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat pulau, termasuk dermaga, air bersih, listrik, Sekolah dan bidang kesehatan.

Saya lanjut ke Pak Wagub? Sebagai pengusaha, potensi apa yang ada di Seko maupun Bastem, selain memperpendek jarak, menghemat jarak tempuh tentu ada potensi besar, apa disana pak?.

Jawab: Jadi memang kita pada intinya adalah ada Sulsel terkoneksi.

Pemerintahan kami ini adalah kolaborasi pusat, Pemprov dan dan kabupaten agar betul betul terlihat.

Saya bisa contohkan misal akses ke seko. Kita memberikan dana bantuan untuk laksanakan ruas kabupaten, kita juga turun ke ruas provinsi, dan kolaborasi pusat.

Demikian juga Bua- Rantepao disitu juga ada kolaborasi , ini juga terjadi di Parigi - bungoro Pengkep.

Pada intinya, misal dulu di Parigi bungoro wilayah yang tidak bisa di akses roda empat. Sekarang dengan adanya akses jalan kesana, warga memanfaatkan kebun Pinus disana.

Itu 30 ribu pengunjung dalam sehari , dan itu dilakukan pemerintah desa. Alhamdulillah ekonomi masyarakat itu mengalir ke desa.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved