Breaking News:

Citizen Reporter

LPPH Sosialisasi Konservasi Penyu di Pantai Lowita Pinrang

Lingkar Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (LPPLH) mengadakan kegiatan Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pengembangan Wisata Pesisir Pantai.

Citizen Reporter/Ahmad Syarif
Lingkar Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (LPPLH) mengadakan kegiatan Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pengembangan Wisata Pesisir Pantai. 

Citizen Reporter, Ahmad Syarif

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Dalam rangka meningkatkan ekowisata pesisir pantai khususnya di Pantai Lowita, Lingkar Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (LPPLH) mengadakan kegiatan Sosialisasi Konservasi Penyu dan Pengembangan Wisata Pesisir Pantai.

Bertempat di Kampung Kreasi Desa Wiring Tasi, Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Rabu kemarin.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pinrang H Aswadi Haruna membuka sosialisasi itu.

Dalam sambutannya, H Aswadi Haruna mengungkapkan kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya untuk menjaga dan melestarian penyu.

"Pemkab Pinrang sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan LPPLH. Kegiatan ini bisa mengedukasi semua elemen masyarakat akan pentingnya menjaga kelangsungan hidup penyu," katas Aswadi Haruna dalam rilis yang diterima Kamis (3/09/2020) pagi.

Pemkab Pinrang kata dia, saat ini masih terus melakukan upaya-upaya pengembangan wisata pantai yang bisa menarik wisatawan untuk datang berkunjung.

"Ini tentunya akan berdampak pada peningkatan ekowisata di Kabupaten Pinrang salah satunya Pantai Lowita yang berada di Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPLH Andi Abbas mengatakan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk bersama mengembangkan ekowisata yang ada di Pantai Lowita.

"Kegiatan sosialisasi ini dirangkaikan dengan pelepasan tukik jenis sisik. Jenis penyu ini sudah hampir punah dan perlu diletarikan. Sudah jarang dijumpai bertelur di sepanjang pesisir Pantai Lowita," ujar Andi Abbas.

Lebih lanjut Andi Abbas mengatakan, konservasi penyu dan pelepasan tukik ini bisa dijadikan salah satu agenda tahunan promosi pariwisata di Kabupaten Pinrang.

Dia pun berharap kedepannya agar masyarakat yang biasanya menjual dan menkonsumsi telur penyu dapat memahami tentang pentingya menjaga kelestarian penyu.

Kegiatan itu terselanggara berkat bekerjasama LPPH, Pemkab Pinrang dan Pertamina Fuel Terminal Pare-Pare serta Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved