Tribun Jeneponto
Energi Terbarukan, Nira Lontar Jeneponto Ibarat Emas Terpendam di Tanah Kering
Kementerian ESDM RI sudah menyelesaikan studi kelayakan pengembangan Bioetanol dari nira lontar di Kabupaten Jeneponto.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
KESDM, Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto melakukan berbagai rapat koordinasi dan kerjasama dalam meneliti pohon lontar Jeneponto.
Salah satu rapat koordinasi Rapat koordinasi ini digelar di Kantor ESDM Pemprov Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Rabu (17/10/2018).
Hadir langsung dalam rakor ini yakni Senior Advisor on Economics of Natular Resourches Dadan Kusdiana, Kepala Dinas ESDM Pemprov Sulsel Gunawan Palaguna, Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar, dan Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo.
Selanjutnya, kunjungan Menteri ESDM kala itu, Ignatius Jonan yang mengunjungi langsung Jeneponto.
Selanjutnya, Wakil Menteri ESDM Archandra Thahar juga melihat langsung pohon lontar dan Blok Karaeng.
Setelah berbagai proses dan kunjungan,
Tim Kementerian ESDM melakukan studi kelayakan ke Kabupaten Jeneponto selama dua bulan. Studi kelayakan akan dilakukan di Kecamatan Bangkala, Tamalatea dan Batang.
Hasilnya, Balitbang ESDM memastikan pohon Nira Lontar layak untuk produksi bioetanol
"Sampai saat itu, pekerjaan saya sudah selesai. Sekarang saatnya pemerintah pusat dan daerah yang menjalankan," katanya.
Mukhtar Tompo berharap Nira Lontar menjadi sumber energi terbarukan dari badan usaha milik negara sehingga dapat membawa kesejahteraan untuk masyarakat.
Bupati Jeneponto, Ikhsan Iskandar meminta potensi energi Jeneponto dijadikan bahan serius.
"Jadi, saya ingin kita seriusi, jangan hanya menjadi wacana saja," katanya beberapa waktu lalu.
Ia pun mengungkapkan, Jeneponto sudah jadi sumber energi Sulsel.
Kreativitas Pemda
Mukhtar Tompo baru mendapatkan kabar Nira Lontara di Jeneponto masih mencoba melakukan kajian produksinya.
"Kalau murni dari sisi bisnis dengan harga keekonomian sekarang belum pas, tapi ada strategi lain yang akan di kaitkan dengan sisi pertanian," katanya.
Ia pun berharap kreatifitas pemerintah daerah dalam mewujudkan ide besar ini.
"Walaupun saya tidak di DPR lagi, tapi saya akan selalu siap membantu untuk kebaikan masyarakat dan kemajuan daerah," katanya. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-penelitian-nira-lontar-di-kantor-esdm-pemprov-sulsel-1.jpg)