Profil Paul Pogba, Gelandang Manchester United yang Dinyatakan Positif Covid-1
Gelandang Manchester United, Paul Pogba, dinyatakan positif terpapar virus corona atau covid-19.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Anita Kusuma Wardana
Hingga pada akhirnya tepat di transfer musim panas 2015/16, Paul Pogba resmi kembali bersama mantan klubnya Manchester United.
Untuk bereuni dengan Pogba, si Setan Merah harus rela merogoh kocek dalam-dalam dan menggelontorkan dana sebesar €105 juta, ditambah €5 juta lainnya dalam bentuk bonus.
Tak ayal, kedatangan Paul Pogba ke tim bermarkaskan di Old Traford tersebut menjadikannya sebagai pemain termahal kala itu.
Kendati demikian sejak didatangkan hingga saat ini, Paul Pogba langsung menjelma sebagai pemain andalan Setan Merah dan telah mencatatkan 150 pertandingan serta menyumbangkan 31 dan 31 asist.
Karier Timnas
Karier Paul Pogba di Timnas Prancis sudah terhitung sejak ia berusia 16 tahun, dengan bergabung bersama Timnas U16.
Bersama tim nasional U-16, Paul Pogba didaulat menjadi kapten bagi Perancis dan sukses membawa Perancis menjuarai Tournoi du Val-de-Marne dan Piala Aegea.
Pada level tim nasional U-17, Paul Pogba bermain pada Kejuaraan Sepak Bola U-17 di Eropa yaitu pada UEFA 2010.
Terhitung Pogba telah bermain mewakili tim nasional U17, U18, dan U19.
Pada level U-20, sebagai kapten ia sukses membawa Perancis menjuarai turnamen Piala Dunia U-20 pada tahun 2013 silam.
Paul Pogba sendiri melakukan debut untuk Timnas senior Perancis pada tanggal 22 Maret 2013, dalam kemenangan Prancis 3-1 atas Georgia.
Puncaknya, penggawa yang telah berlaga di 69 pertandingan dan mengoleksi 10 gol bagi Timnas Prancis tersebut berhasil membawa tim berjuluk Les Bleus itu mendaulat gelar juara Piala Dunia 2018.
Bukan tidak mungkin, Paul Pogba dkk bersama pelatih kepala Didier Deschamps akan mengawinkan gelar juara tersebut bersama ajang kompetisi Euro 2020.
Terlebih, Timnas Prancis juga telah memastikan diri untuk lolos ke putaran final Euro 2020 di Grup F, tergabung bersama Jerman, Portugal dan Pemenang play-off D atau A.
Demikian profil singkat atau biodata Paul Pogba, pemain Manchester United dan juga kreator lini serang Timnas Prancis di ajang Euro 2020.
Pogba rencananya akan dipanggil skuad Timnas Prancis untuk ikut dalam ajang UEFA Nations League.
Dikutip dari Superball.id Prancis dijadwalkan bakal bertanding melawan Swedia dan Kroasia pada September mendatang.
Namun Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) telah mengonfirmasi bahwa gelandang 27 tahun itu tidak dimasukkan dalam skuad Timnas Prancis.
Posisi Pogba telah digantikan oleh gelandang Rennes Eduardo Camavinga.
"Saya harus melakukan perubahan pada menit-menit terakhir sejak Paul Pogba dimasukkan dalam daftar ini," kata pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps.
"Tetapi dia (Pogba) melakukan tes tadi malam dan hasil pagi ini menyatakan positif (covid-19)," tambahnya.
Sementara di Manchester United, rencananya Pogba akan ikut latihan pramusim pada Rabu mendatang.
Tetapi sang pemain kini harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan akan melewatkan awal persiapan Manchester United untuk musim baru.
Kabar tersebut tentunya menjadi sebuah pukulan bagi pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.
Profil Paul Pogba
Mengutip dari TribunLampung.co.id Paul Pogba merupakan pemain Manchester United dan juga kreator lini serang Timnas Prancis di ajang Euro 2020.
Paul Pogba lahir di Lagny-sur-Marne, Prancis pada 15 Maret 1993.
Pemain yang menempati posisi sebagai gelandang serang ini adalah putra bungsu tiga bersaudara dari orang tua, yang berasal dari Guinea.
Paul Pogba adalah seorang Muslim, ia memiliki dua kakak kembar yang juga berkarier di dunia sepak bola yaitu, Florentin dan Mathias.
Berbeda dengan sang adik, kedua kakaknya memilih membela Timnas Guinea.
Pasalnya, Florentin dan Mathias lahir di Guinea.
Florentin saat ini bermain untuk klub Turki Gençlerbirliği dan Mathias bermain untuk Tours.
Karier
Pemain yang dikenal kreatif, terampil dan kuat ini memulai karirnya dalam dunia sepak bola sejak tahun 1999.
Kala itu, Paul Pogba masih berusia 6 tahun dan bergabung dengan salah satu klub sepak bola lokal yaitu Roissy-en-Brie.
Paul Pogba bermain untuk klub junior lokal tersebut selama 6 tahun lamanya.
Pada usianya yang menginjak 12 tahun, Paul Pogba bergabung dengan tim junior Torcy FC.
Namun hanya semusim Pogba bermain di klub tersebut.
Karir sepak bola Pogba kemudian berlabuh bersama dengan Le Havre FC.
Paul Pogba bermain untuk klub ini selama 2 musim berturut-turut.
Pada musim keduanya bermain untuk Le Havre, Paul Pogba berhasil menjadi kapten tim U-16 Havre dan sukses membawa timnya masuk ke babak final liga domestik.
Paul Pogba sukses membantu Le Havre finish di peringkat kedua dibawah Lens.
Performa apiknya sukses membawa Le Havre bercokol diatas tim – tim elit seperti Lyon dan Nancy.
Atas dasar pertimbangan performanya yang gemilang, banyak klub – klub elit eropa yang mulai menaruh ketertarikan pada dirinya.
Tahun 2009, Pogba bergabung ke akademi sepak bola Manchester United dan sempat bermain untuk MU ketika beusia 17 tahun.
Sayangnya, Paul Pogba hanya diberi kesempatan bermain 3 kali saja.
Setelah merasa kurang berkembang bersama dengan akademi Setan Merah, akhirnya Pogba memutuskan untuk pindah ke klub Serie A Italia yaitu Juventus FC.
Kala bermain bersama Juventus, Paul Pogba mendapatkan julukan Il Polpo Paul “Paul si Gurita”.
Hal itu dikarenakan kakinya yang panjang dan jika dilihat seperti tentakel gurita, ketika melakukan tackling ataupun saat berlari.
Sejak kedatangannya ke tim berjuluk Si Nyonya Tua tersebut, Pogba secara perlahan sukses memantapkan jalannya hingga menjadi pemain inti Juventus.
Di Turin, Paul Pogba sukses memberi nuansa baru bagi gaya permainan Juventus FC.
Kemampuan kontrol dan olah bola yang ia miliki kerap merepotkan tim lawan.
Belum lagi tendangan keras terarah yang dijadikannya senjata utama untuk memecah dead-lock.
Selain itu, Paul Pogba dikenal sebagai gelandang serang yang tidak hanya piawai dalam mengatur serangan, namun juga cukup baik dalam urusan bertahan.
Tak dapat dipungkiri kehadiran Paul Pogba di Juventus kala itu cukup vital, di mana pergerakannya kerap membuat pemain belakang lawan kewalahan disaat ia membantu penyerangan.
Kala ia membantu bertahan, talking kuat dan kecepatan lari yang ia miliki kerap membuat tim lawan kesulitan menembus lapangan tengah si Nyonya Tua.
Karena performanya yang semakin meningkat.
Paul Pogba kembali menjadi lirikan beberapa klub – klub elit Eropa lainnya.
Terhitung mantan klubnya, Manchester United, dan rival sekotanya, Manchester City, secara terbuka mengungkapkan ketertarikannya untuk mendapatkan jasa pemain asal Perancis ini.
Hingga pada akhirnya tepat di transfer musim panas 2015/16, Paul Pogba resmi kembali bersama mantan klubnya Manchester United.
Untuk bereuni dengan Pogba, si Setan Merah harus rela merogoh kocek dalam-dalam dan menggelontorkan dana sebesar €105 juta, ditambah €5 juta lainnya dalam bentuk bonus.
Tak ayal, kedatangan Paul Pogba ke tim bermarkaskan di Old Traford tersebut menjadikannya sebagai pemain termahal kala itu.
Kendati demikian sejak didatangkan hingga saat ini, Paul Pogba langsung menjelma sebagai pemain andalan Setan Merah dan telah mencatatkan 150 pertandingan serta menyumbangkan 31 dan 31 asist.
Karier Timnas
Karier Paul Pogba di Timnas Prancis sudah terhitung sejak ia berusia 16 tahun, dengan bergabung bersama Timnas U16.
Bersama tim nasional U-16, Paul Pogba didaulat menjadi kapten bagi Perancis dan sukses membawa Perancis menjuarai Tournoi du Val-de-Marne dan Piala Aegea.
Pada level tim nasional U-17, Paul Pogba bermain pada Kejuaraan Sepak Bola U-17 di Eropa yaitu pada UEFA 2010.
Terhitung Pogba telah bermain mewakili tim nasional U17, U18, dan U19.
Pada level U-20, sebagai kapten ia sukses membawa Perancis menjuarai turnamen Piala Dunia U-20 pada tahun 2013 silam.
Paul Pogba sendiri melakukan debut untuk Timnas senior Perancis pada tanggal 22 Maret 2013, dalam kemenangan Prancis 3-1 atas Georgia.
Puncaknya, penggawa yang telah berlaga di 69 pertandingan dan mengoleksi 10 gol bagi Timnas Prancis tersebut berhasil membawa tim berjuluk Les Bleus itu mendaulat gelar juara Piala Dunia 2018.
Bukan tidak mungkin, Paul Pogba dkk bersama pelatih kepala Didier Deschamps akan mengawinkan gelar juara tersebut bersama ajang kompetisi Euro 2020.
Terlebih, Timnas Prancis juga telah memastikan diri untuk lolos ke putaran final Euro 2020 di Grup F, tergabung bersama Jerman, Portugal dan Pemenang play-off D atau A.
Demikian profil singkat atau biodata Paul Pogba, pemain Manchester United dan juga kreator lini serang Timnas Prancis di ajang Euro 2020.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gelandang-tengah-manchester-united-asal-prancis-paul-pogba-2582020.jpg)