Breaking News:

Banjir Bandang Luwu Utara

Pemprov Bangun 50 Hunian Tetap Bagi Korban Banjir Luwu Utara, Selebihnya Tunggu Kementerian

Pemprov Sulsel kembali menganggarkan 50 hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang Luwu Utara.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Humas Pemprov Sulsel
Belum selesai 400 hunian sementara (Huntara) dibangun, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali menganggarkan 50 hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang Luwu Utara. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Belum selesai 400 hunian sementara (Huntara) dibangun, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali menganggarkan 50 hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang Luwu Utara.

Data dari Humas Pemprov Sulsel, terdapat 1.000 lebih jiwa warga Luwu Utara yang kehilangan tempat tinggal, dan kini menjadi tugas prioritas pemerintah untuk mendirikan hunian tetap bagi pengungsi yang tak lagi memiliki rumah.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, pembangunan Huntap merupakan proyek lain dari Huntara.

"Jadi saya ingin bagun lagi hunian tetap 50 unit. Jadi nanti yang membedakan adalah luasnya, ini tipe 36," kata NA dalam rilisnya, Rabu (26/8/2020).

"Hunian tetap Pemprov yang bangun. Kita lagi menunggu dijanjikan (Kementerian) PUPR, terus dijanjikan menteri PMK. Makanya, karena mendesak kita bangun cepat dan nanti kalau selesai 50 kita lapor ke Pak Menteri," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Bantaeng 2 periode itu melakukan kunjungan kerja dalam rangka meninjau progres penanganan bencana banjir di Luwu Utara, Senin (24/8/2020).

"Hari ini (Senin) yang keempat kalinya saya mengunjungi Luwu Utara, dan ternyata harapan masyarakat adalah masalah hunian tetapnya. Oleh karena kita putuskan tadi dilapangan untuk membangun 50 hunian tetap," katanya.

"Ini supaya memancing kementrian untuk segera ikut karna sudah menjanji. Anggaran untuk 50 huntap ini dari Pemerintah Provinsi. Lahannya juga sudah disediakan oleh pemerintah daerah," jelas NA.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan saat ini pemerintah daerah telah menyiapkan 10 hektare lahan yang akan digunakan sebagai lokasi Hunian Tetap bagi korban banjir yang kehilangan tempat tinggal.

"Kita sudah siapkan 10 hektare lahan di 4 humparan yang berbeda. Salah satunya ada di Panampung. Karena ada beberapa desa yang terdampak, jadi huniannya kita tempatkan di dekat pemukiman mereka," ujar Indah.

Sejauh ini total 100 unit hunian sementara dari 400 unit yang dijanjikan siap pakai, berlokasi di desa radda kecamatan baebunta kabupaten Luwu Utara.

300 sisanya tidak lagi berbentuk huntara, tetapi lahan hunian tetap.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved