Hari Perumahan Nasional, BNI Akad Massal 2.904 Debitur
Pameran virtual ini bagian dari program Hari Perumahan Nasional (Hapernas) ke-13 akan berlangsung hingga 29 Agustus 2020 mendatang.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar pembukaan pameran virtual perumahan subsidi secara virtual, Selasa (25/8/2020).
Pameran virtual ini bagian dari program Hari Perumahan Nasional (Hapernas) ke-13 akan berlangsung hingga 29 Agustus 2020 mendatang.
Melalui program ini, pemerintah memberikan solusi dengan menyediakan rumah subsidi dengan harga dan cicilan terjangkau, salah satunya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Rumah bersubsidi ini ditawarkan dengan uang muka murah, bunga rendah, dan tenor cicilan lebih panjang.
Selain pameran, turut dilakukan akad massal 16.180 calon debitur yang terdiri dari 5.263 unit FLPP dan 10.917 unit SSB mulai dari 1-25 Agustus 2020 melalui 13 bank pelaksana.
Salah satunya, PT Bank Negara Indonesia atau Bank BNI yang diikuti seluruh kantor wilayah dan cabang se-Indonesia.
Pada kesempatan ini, secara nasional Bank BNI menggelar akad kredit massal sebanyak 2.904 Debitur KPR Sejahtera BNI FLPP.
Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan, kegiatan Akad Massal KPR Sejahtera BNI FLPP 2020 dipusatkan di Kantor Pusat BNI di Jakarta dan dilaksanakan secara serentak di 54 titik kantor operasional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Antara lain, Medan, Pematangsiantar, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Asahan, Sibolga, Padang, Bukittinggi, Solok, Payakumbuh, Tanjung Pinang, Dumai, Palembang, Tanjung Karang, Lubuk Linggau, Pangkalpinang, Bengkulu, Jambi, Cianjur, Garut, Semarang, Tegal, Mojokerto, Tuban, Pamekasan, Surabaya, Makassar, Mattoangin, Pare-pare, Bone, Palopo, Singaraja, Sumbawa, Banjarmasin, Sampit, Barabai, Palangka Raya, Singkawang, Gorontalo, Serang, Tangerang, Bekasi, Karawang, Jakarta, Jayapura, Sorong, Solo, Wonosobo, Purbalingga, Probolinggo, Madiun, dan Jember, dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan.
"Pada tahun 2020, BNI mendapat kuota penyaluran rumah subsidi sebanyak 12 ribu unit, kemudian mendapat tambahan seribu unit pada Agustus lalu, sehingga total kuota BNI adalah 13 ribu unit, yang setara dengan nominal KPR sebesar Rp 1,8 triliun. Per Juli 2020, kuota yang tersalurkan adalah 11.608 unit dengan nominal Rp 1,59 triliun yang tumbuh 56 persen secara year on year,” jelas Corina secara virtual, Selasa (25/8/2020).
Corina menyebutkan, hingga pertengahan Agustus 2020, kuota yang tersalurkan sudah 92 persen atau 12.016 unit dengan nominal Rp 1,66 triliun.
Dalam penyaluran tersebut, BNI memberikan beberapa kemudahan bagi debitur, antara lain uang muka ringan mulai satu persen dari harga rumah, suku bunga rendah, angsuran terjangkau, bebas premi asuransi, bebas biaya pelunasan sebelum jatuh tempo, dan jangka waktu angsuran mencapai 20 tahun.
Ia menambahkan, BNI juga memberikan kemudahan dalam pengajuan kredit perumahan melalui aplikasi daring (BNI e-Form) yang dapat diakses melalui website resmi BNI, www.bni.co.id, atau aplikasi BNI Mobile Banking.
"Calon debitur akan mendapat notifikasi secara real time melalui surat elektronik berupa informasi nomor kode aplikasi pengajuan online BNI Griya-nya. Pemrosesan BNI Griya akan didukung 17 kantor wilayah dan 2.245 jaringan outlet BNI di seluruh Indonesia," pungkasnya.
Sedangkan, Makassar sendiri, kegiatan akad kredit massal KPR Sejahtera BNI FLPP sukses dilaksanakan
di BNI Kantor Wilayah Makassar, Jl Jend Sudriman No 1, Lantai 3.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/embukaan-virtual-pamer54gh.jpg)