Breaking News:

Tribun Selayar

Tembak Ternak Warga, Polisi di Selayar Dapat Sanksi Ini

Hal tersebut disebabkan setelah anggota Polsek Passimasunggu Brigpol Muhtar, menembak sapi milik Samsuddin Dg Epe.

Tembak Ternak Warga, Polisi di Selayar Dapat Sanksi Ini
Ist
Surat damai antara Brigpol Muhtar dan pemilik ternak

TRIBUNSELAYAR.COM, PASSIMASUNGGU- Warga Desa Kembang Ragi, Kecamatan Passimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar, menyoroti tindakan anggota kepolisian.

Hal tersebut disebabkan setelah anggota Polsek Passimasunggu Brigpol Muhtar, menembak sapi  milik Samsuddin Dg Epe.

Akibat perbuatannya, ternak warga mati dan pemilik mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Muhtar dinilai melanggar Perda dan Peraturan desa setempat.

Ketua DPP-HPMKS, Wawan mengatakan, penembahakan hewan ternak milik warga ini adalah pelanggaran dan tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Penembakan sapi milik warga Desa Pasimasunggu adalah perbuatan tidak pantas, kita bisa buktikan bagaimana Perdes Desa Kembang Ragi, begitu juga Perda Kabupaten," kata Wawan, Rabu (19/8/2020).

Aksi oknum anggota Polri ini dinilai bertindak tidak sesuai hukum.

“Di Jampea kita masih punya prinsip kekeluargaan, jangan asal tembak, sekalipun itu seorang Polisi.," ujarnya.

Bahkan ia mempertanyakan, aturan dari mana ketika seorang Polisi mendapati ternak warga lalu serta merta melakukan penembakan.

"Ini mesti diproses, kalau perlu copot jabatan pelaku penembakan dan semua yang terlibat atas kejadian ini.” tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved