Sering Diundang Karni Ilyas, Segini Honor Fahri Hamzah saat Jadi Pembicara di ILC TV One
Sering Diundang Karni Ilyas, Segini Honor Fahri Hamzah saat Jadi Pembicara di ILC TV One
TRIBUN-TIMUR.COM - Waketum Partai Gelora, Fahri Hamzah menjadi sorotan usai memperlihatkan jumlah uang honor yang ia dapatkan.
Usai menjadi pembicara di salah satu televisi swasta, Fahri Hamzah 'membocorkan' ke publik perihal jumlah uang honor yang ia dapatkan.
Publik lantas penasaran dengan berapa jumlah honor yang Fahri Hamzah dapatkan usai jadi pembicara.
Seperti diketahui, edisi Selasa 18 Agustus 2020, topik ILC Tv One membahas seputar momentum Hari Kemerdekaan atau HUT Kemerdekaan RI ke 75.
Tema ILC 18 Agustus 2020 tersebut sebelumnya telah diumumkan langsung oleh sang Presiden ILC, Karni Ilyas.
"Dear Pencinta ILC: diskusi kita Selasa Pkl 20.00 WIB, berjudul "75 Tahun Indonesia Maju" Selamat menyaksikan. #ILCIndonesiaMaju,"
Demikian cuitan Karni Ilyas di Twitter soal tema ILC 18 Agustus 2020.
Salah satu pembicara di ILC Tv One 18 Agustus 2020 adalah Fahri Hamzah.
Waketum Partai Gelora itu pun memaparkan buah pikirannya di acara yang dipandu Karni Ilyas tersebut.
Dalam tayangan ILC semalam, Fahri Hamzah mengurai beberapa pendapatnya soal makna dari 75 tahun Indonesia.
Sebagai politikus yang kritis, Fahri Hamzah berujar bahwa ada tiga masalah yang dihadapi Indonesia.
Pertama, Fahri berujar soal kurangnya pemaparan sejarah di publik Indonesia.
• Biodata Rob Clinton Kardinal Politisi Muda Partai Golkar yang Jadi Kekasih Baru Chelsea Islan
• Mentan Syahrul Dorong Ekspor Pertanian dan Konsumsi Pangan Lokal
Padahal menurut Fahri, pemaparan soal sejarah Indonesia kepada masyarakat itu sangat penting.
"Saya kira kita kurang sekali tentang story teller tentang sejarah. Bagaimana sebuah bangsa yang begini beragam, besar, dipisah-pisah oleh laut, sungai tapi mereka bisa bersatu, itu sejarah yang indah," pungkas Fahri Hamzah dikutip TribunnewsBogor.com, Rabu (19/8/2020).
Masalah kedua yang dihadapi Indonesia menurut Fahri Hamzah adalah soal kuatnya feodalisme.