Breaking News:

510 Peserta UTBK-SBMPTN Diskualifikasi karena Curang dan Langgar Aturan Lain

Diskualifikasi terhadap 510 peserta tersebut dilakukan Panitia Pelaksana karena terindikasi melakukan kecurangan.

TribunJabar.com
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 dengan mengenakan protokol kesehatan Covid-19 di Gedung Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/7/2020). UTBK-SBMPTN yang digelar UPI Bandung diikuti sebanyak 15.249 peserta yang dibagi dalam dua tahap, tahap I pada 5-14 Juli 2020 dan tahap II pada 20-29 Juli 2020. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mendiskualifikasi 510 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN).

Diskualifikasi terhadap 510 peserta tersebut dilakukan Panitia Pelaksana karena terindikasi melakukan kecurangan.

"Bahwa pada kesempatan ini ada beberapa peserta, mohon maaf yang harus kita disfikualifikasi. Secara total ada 510 peserta yang didiskualifikasi," ujar Ketua Tim Pelaksana LTMPT Mohammad Nasih dalam konferensi pers secara daring, Jumat (14/8/2020).

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka Besok 15 Agustus, Lengkapi Syarat dan Ikuti Petunjuk

Hasil Seleksi UTBK-SBMPTN, 167.653 Peserta Lolos di 85 Perguruan Tinggi, 83 Penyandang Disabilitas

Nasih membeberkan rincian pelanggaran yang dilakukan peserta yang didiskualifikasi tersebut.

218 peserta kedapatan membawa gawai hingga mengambil gambar soal UTBK-SBMPTN.

Para peserta tersebut dianggap melanggar larangan membawa alat komunikasi saat pelaksanaan UTBK-SBMPTN.

"Saat pelaksanaan ujian, yang bersangkutan membawa handphone, berbicara dengan yang lain, atau karena memfoto dan menyebarkan. Kita telusuri, kita diskualifikasi, karena Melanggar Larangan alat komunikasi," ungkap Nasih.

Kemudian 292 lainnya didiskualifikasi karena identitasnya tidak bisa diidentifikasi.

Para peserta tersebut tidak menyertakan foto identitas yang jelas dalam kartu ujiannya.

Nasih menegaskan pihaknya telah melakukan screening sebelum mendiskualifikasi.

 Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Dibuka Besok 15 Agustus, Lengkapi Syarat dan Ikuti Petunjuk

 Hasil Seleksi UTBK-SBMPTN, 167.653 Peserta Lolos di 85 Perguruan Tinggi, 83 Penyandang Disabilitas

"Mohon dipahami bahwa apa yang mereka lakukan sebagai kecurangan langsung kita berikan pinalti. termasuk dalamnya ada foto keluarga, foto seluruh mukanya ditutup masker," ucap Nasih.

Seperti diketahui, LTMPT mengumumkan sebanyak 167.653 peserta lolos seleksi UTBK-SBMPTN.

Peserta yang lulus 167.653 orang. Jumlah tersebut sekitar 23,87 persen dari keikutsertaan peserta sebanyak 662.404.

Seleksi dilakukan untuk masuk ke 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia. Jumlah peserta yang dinyatakan lulus tersebut merupakan hasil seleksi dari pendaftar UTBK-SBMPTN 2020 sebanyak 702.420 orang. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 510 Peserta UTBK-SBMPTN Didiskualifikasi Karena Terindikasi Lakukan Kecurangan, 

Editor: Ansar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved