Pekan Ekonomi Syariah
PESyar Makassar 2020 Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi Syariah Bangkit di Sulsel
Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) Makassar Virtual 2020 resmi dibuka hari ini secara virtual
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
"Ini pertama kalinya kegiatan Pekan Ekonomi Syariah secara virtual. Kami berterima kasih karena Bank Indonesia terus mendorong ekonomi syariah di Sulsel," katanya.
Ia juga menyampaikan, kondisi terkini penyebaran Covid-19.
"Alhamdulillah, pasien yang butuh perawatan intensif sudah berkurang," katanya.
Sudirman menyampaikan, pandemi Covid-19 berdampak secara luas yang membuat banyak pergeseran.
"Sistem pemerintahan kita sudah terjadi pergeseran, dan hal ini tentu kita harus jalankan, mau atau tak mau," katanya.
Ia pun meminta industri perbankan untuk bergotong royong menghadapi efek pandemi Covid-19.
Selanjutnya, dia menganggap market dan target ekonomi syariah paling besar di Indonesia.
"Ketika warga kita euforia ekonomi syariah maka pihak pelaku ekonomi syariah harus juga fokus ke situ," katanya.
Sudirman pun mengajak kepada pelaku dan masyarakat ekonomi syariah untuk tidak kalah dari Thailand.
Sudirman mengatakan, peluang pengembangan ekonomi syariah sangat besar.
"Kalau di sistem Islam, yang banyak uangnya akan keluarkan zakat, maka zakat 2,5 persen akan membantu masyarakat yang berada di garis kemiskinan," katanya.
Menurutnya, sistem ekonomi syariah bisa mensejahterakan masyarakat.
"Kami sangat menginginkan sistem ekonomi syariah sejalan dengan perbankan, perusahaan barang dan jasa, dan tentu kalau itu jalan maka kami sangat senang," katanya.
Menurutnya, potensi Sulsel sangat besar sehingga lahirlah Pekan Ekonomi Syariah.
"Kami berharap tak ada mis interpresetasi dari ekonomi syariah ini," katanya. (*)