Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

AAJI Sulsel:79 Persen Orang Cari Asuransi Kesehatan yang Mengcover Covid-19

Dari 24 persen tersebut, dari angka tersebut 79 persen mencari asuransi kesehatan yang mengcover covid-19.

Tayang:
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andy Anwar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andy Anwar mengatakan, secara nasional permintaan asuransi masyarakat perkotaan, pekerja dan pengguna internet meningkat tajam hingga 24 persen.

Dari 24 persen tersebut, dari angka tersebut 79 persen mencari asuransi kesehatan yang mengcover covid-19.

"Hal ini karena orang peduli terhadap dirinya, keluarganya jika terjadi resiko sakit membutuhkan biaya besar," katanya pada Tribun Timur, Rabu (12/8/2020).

Fenomenanya, beber Andy, secara umum dari Maret 2020 produksi turun hingga April.

Kemudian Mei, Juni, Juli trennya naik, meskipun secara YoY tetap turun, tetapi bagi Andy nilainya tidak terlalu signifikan.

Mengenai optimisme asuransi hingga akhir tahun 2020, menurut Andy biasanya perusahaan asuransi dipacu oleh adanya reward berapa jalan-jalan ke luar negeri. Karena pandemi reward kemudian diganti dengan uang tunai.

"Makanya periode Agustus sampai Desember 2020 mendatang, mereka akan menggenjot untuk kembali mendapatkan reward, jadi pasti akan mengalami peningkatan tajam," ujarnya.

Terkait literasi masyarakat Sulsel, Andy menilai rerata sudah melek pentingnya asuransi.

Hampir semua usia produktif mulai umur 23 tahun atau lulus kuliah sudah mempunyai asuransi.

"Data lengkapnya AAJI belum punya, akan tetapi bisa dibuktikan dengan pendapatan premi yang terus meningkat. Apalagi Sulsel dikenal pendapatan perkapitanya bagus dan selalu sama dengan nasional," beber Andy.

Mengenai idealnya jumlah asuransi yang dimiliki setiap orang, Andy menyampaikan tergantung kebutuhan.

"Sebenarnya kan yang diasuransikan nilai ekonomi, bukan jiwa raganya. Mati tidak bisa diganti dengan uang, akan tetapi pendapatan saat hidup, masih ada saat meninggal dan itu bisa menjadi pemasukan bagi yang ditinggalkan," ucapnya.

Ia menambahkan, penurunan pendapatan industri asuransi dengan adanya pandemi ini anjlok 40 hingga 50 persen.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved