Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gadis 14 Tahun Nekat jadi Model Live Show Bugil yang Ditonton Ratusan Member, Dibayar Rp 50.000

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie Latuheru, mengatakan para tersangka membentuk grup pornografi di media sosial Line dengan 3 akun.

Editor: Ansar
Kompas.com
Ilustrasi gadis di bawah umur lagi bugil 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus pornografi yang melibatkan gadis di bawah umur berhasil diungkap.

Dalam kasus ini Polres Metro Jakarta Barat  menciduk 3 dari 4 pemuda Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Mereka sebagai admin grup pornografi.

Tiga pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka berinisial P, DW dan RS.

ALASAN Ibu Muda Melahirkan Seorang Diri di Kamar Sambil Dengar Musik Kencang, Bayi Disimpan di Teras

UPDATE Corona Indonesia: 1.693 Kasus Baru Covid-19, 5 Provinsi Dominasi Penularan, Sulsel Termasuk?

Sementara pelaku lain berinisial BP masih buron.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie Latuheru, mengatakan para tersangka membentuk grup pornografi di media sosial Line dengan 3 akun.

"Ada tiga akun grup Line yang mereka gunakan untuk menjual jasa video seks online," kata Audie saat merilis kasus ini secara virtual pada Senin (10/8/2020).

Menurut Audie, para pelaku mencari para pelanggannya dari Twitter atau akun medsos lain seperti WhatsApp, Line, dan sebagainya.

Ia menjelaskan, para pelaku sengaja masuk ke sejumlah platform media sosial untuk mencari member.

Dari merekalah pelaku mendapat keuntungan.

Para member yang sudah masuk grup harus membayar ke admin untuk mendapat sejumlah fasilitas.

Grup pornografi memberikan sejumlah layanan mulai dari video porno, video call seks, hingga live show hubungan intim.

"Mereka akan punya akses tonton beberapa pertunjukan seks di antaranya trigger straw yakni perbuatan hubungan badan antara dua orang pria dan wanita ditampilkan live di sosmed mereka," kata Audie.

"Atau juga bayar sejumlah uang tertentu boleh saksikan pertunjukan live telanjang," lanjutnya.

Keuntungan sementara yang didapat para admin grup pornografi ini mencapai Rp 1 juta sampai Rp 4 juta per bulan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved