Evi Masamba Siap Lawan Indah Putri Indriani dan Thahar Rum di Luwu Utara, tapi Kok Pojokkan Sarjana?
Evi Masamba siap jadi penantang Indah Putri Indriani dan Thahar Rum di Luwu Utara, tapi kok pojokkan sarjana?
Ada yang memberikan dukungan, tapi tak sedikit pula yang menentang rencana Evi terjun ke dunia politik.
"Cocok donk zhayaaank gak ada salahnya mencoba yg lebih baik," tulis admin akun @belvinaratu.
"Cocok banget selain cantik cerdas gak ada salahnya untuk mencoba ka," tulis admin akun @firdaus_mc92.
Penolakan juga datang dari desainer sekaligus pembawa acara, Ivan Gunawan.
Igun menilai Evi Masamba tak perlu harus menjabat kursi pemerintahan jika ingin membantu pembangunan di daerah asalnya.
"Jadi penyanyi aja sayang, bergoyang. Raih dulu mimpi mu sambil kamu ikut andil membangun daerah mu dengan semampumu. Maaf kalau kakak salah," tulis Ivan Gunawan melalui akunnya @ivan_gunawan.
Tidak menampik saran Ivan Gunawan, Evi Masamba membalas komentarnya dan setuju dengan pendapatnya.
"Siap kakakku," balas Evi Masamba sambil menyematkan emoji cium.
Posting-an Evi Masamba terkait keinginannya menjadi calon bupati berlanjut pada Sabtu (8/8/2020).
Di akunnya, dia mem-posting foto dirinya disertai caption, "Tdk perlu sarjana untuk membangun daerah sendiri tpi niat yang tulus harus dibangun dalam diri, dan ingat sebagian yg berpendidikan ada yg tidak bisa bertanggung jawab dan merusak daerah sendiri. #evimasamba."
Evi Masamba mengatakan, tak perlu berpendidikan tinggi bagi seorang yang ingin membangun kampung halaman sebab sebagian dari yang berpendidikan tinggi, malah ada tak bisa bertanggung jawab dan merusak daerah sendiri.
Entah siapa disinggung Evi Masamba.
Posting-an tersebut kemudian ditanggapi suaminya, Aryef Wahid melalui akun @aryefwahid.
"Maaf sekiranya parah sarjanah bsa memahami captionya dan berpikir positif aja," tulis Aryef Wahid.
Penggunaan diksi "sarjana" oleh Evi Masamba mengundang kritikan dari netizen.