Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

GMTD

Ekonomi Sulsel Minus 3,87 Persen, GMTD:Penjualan Kami Masih Stabil

Direktur GTMD, Iqbal Farabi mengatakan, penjualannya masih stabil di tengah krisis ekonomi akibat pandemi covid-19.

Tayang:
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SUKMAWATI IBRAHIM
Direktur GTMD, Iqbal Farabi saat ditemui Tribun Timur di Marketing Poin Green River View, Makassar, Sulsel, Jumat (782020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Pandemi Covid-19 semakin memperburuk perekonomian di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bukannya tumbuh positif di triwulan II tahun 2020, ekonomi Sulsel malah minus 3,87 persen, secara nasional anjloknya hingga 5 persen.

Data tersebut bersumber dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan (BPS Sulsel) yang merilis pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan II-2020.

Meski ekonomi anjlok, sektor properti justru stabil, salah satunya diakui pengembang terkemuka, PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk.

Direktur GTMD, Iqbal Farabi saat ditemui Tribun Timur di Marketing Point Green River View (GRV) tepat di perayaan HUT ke-22 mengatakan, penjualannya masih stabil di tengah krisis ekonomi akibat pandemi covid-19.

Meski sempat turun di Maret hingga April lalu, namun tren pembelian rumah kembali stabil di Mei 2020 hingga saat ini.

"Sejauh ini penjualan kami di GTMD masih stabil yah, minat masyarakat Sulsel untuk beli rumah juga cukup tinggi. Bahkan secara group, GTMD lah yang mencatat penjualan tertinggi," katanya pada Tribun Timur, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya, Sulsel khususnya Kota Makassar tidak semuanya berkecimpun di dunia kerja tetapi rerata punya usaha. Sehingga tren perusahaan merumahkan karyawannya tidak terlalu berpengaruh.

"Saya justru melihat ekonomi Sulsel tetap jalan yah, banyak usaha kecil bermunculan. Belum lagi hasil kebun seperti kopi, coklat, cengkeh lainnya cukup bagus di sini sehingga potensinya tetap besar untuk membeli rumah," ujarnya.

Selain itu, kata Iqbal, banyak juga yang ramai-ramai menarik uangnya di bank dan memilih investasi properti.

"Justru di tengah pandemi, peluang masyarakat beli rumah lebih tinggi. Karena mereka kan ingin investasi yang bisa dilihat dan ini pasar yang cukup signifikan bagi GMTD, tinggal bagaimana berinovasi, berkreasi agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Iqbal membeberkan, GMTD sendiri telah menghadirkan berbagai upaya di tengah situasi ini.

Salah satunya, menghadirkan cluster baru yang menyasar kalangan menengah ke bawah maupun milennial.

"Salah satu langka usaha kami yah hadirkan hunian yang sesuai kebutuhan. Saat ini kami gencar tawarkan cluster Bouvardia Estate, hunian ini didesain elegan yang akan dibangun di GRV. Harganya terjangkau sekali yakni mulai Rp 270 jutaan saja, bisa untuk investasi maupun rumah tinggal," bebernya.

Ia berharap, anjloknya perekonomian nasional tidak menjadikan masyarakat termakan isu dan tetap berkreasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved