'Kontroversi Mas Menteri', Nadiem Makarim dan Erick Thohir 'Disidang' di Mata Najwa Malam Ini
Sejak dilantik sebagai menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin, nama Erick Thohir dan Nadiem Makarim selalu jadi sorotan.
TRIBUN-TIMUR.COM-Jangan lewatkan tayangan Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab di Trans 7, Rabu (5/8/2020) pukul 20.00 wib.
Tema Mata Najwa malam ini akan membahas 'Kontroversi Mas Menteri' yang menghadirkan dua menteri, yakni Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendikbud Nadiem Makarim.
Dikutip dari akun official Mata Najwa di Instagram, sejak dilantik sebagai menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin, nama Erick Thohir dan Nadiem Makarim selalu jadi sorotan.
Keduanya pun senantiasa mengeluarkan gebrakan di kementerian masing-masing.
Nadiem Makarim dengan kebijakan penghapusan Ujian Nasional hingga Program Organisasi Penggerak yang kini menuai kontroversi.
• KABAR GEMBIRA untuk Anak Sekolah, Mendikbud Nadiem Makarim Perbolehkan Minta Pulsa Kuota ke Sekolah
• Jumlah Kekayaan Mendikbud Nadiem Makarim Nyaris Capai Rp 1,23 Triliun, Punya Hutang Rp 185,36 Miliar
Tak hanya itu, Nadiem Makarim kian jadi sorotan dengan kebijakan pembelajaran jarak jauh saat pandemi Covid-19 yang menuai pro dan kontra .
Banyak yang menuding kebijakan tersebut tidak memerhatikan peserta didik dari kalangan ekonomi lemah.
Di mana, kendala utama adalah masalah ketersediaan perangkat smartphone dan kuota internet yang menjadi beban baru bagi orangtua peserta didik.
Sementara itu, Erick Thohir jadi baru saja dipercaya Presiden Jokowi untuk menjadi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional jadi pembicangan karena isu soal orang-orang titipan partai di jajaran petinggi BUMN.
Diketahui Erick Thohir semakin getol melakukan pergantian jajaran komisaris dan direksi di BUMN.
Dikutip dari Kompas.com, Ombudsman RI mencatat ada 397 komisaris di BUMN di tahun 2019 yang terindikasi rangkap jabatan.
• Ditunjuk Erick Thohir dan Digaji Rp 170 Juta, Ahok Akhirnya Ungkap Misinya Masuk Pertamina
Selain itu, terdapat pula 167 komisaris di anak perusahaan BUMN yang diketahui rangkap jabatan.
Dari angka tersebut 254 diantaranya berasal dari kementerian. Lalu dari lembaga non kementerian ada 112 orang dan dari kalangan akademisi 31 orang.
Adapun lima kementerian yang mendominasi pegawainya jadi komisaris BUMN, yakni Kementerian BUMN 55, Kementerian Keuangan 42, Kementerian PUPR 17, Kementerian Perhubungan 17, Kemensetneg 16 dan Kementerian Koordinator 13. Untuk lembaga non-kementerian, terdapat ada dari TNI sebanyak 27, Polri 13, Kejaksaan Agung 12, Pemerintah Daerah 11, BIN 10, BPKP 10, Kantor Presiden 6, BPK 4 dan lain-lainnya 19.
"Menjawab beragam isu dan kontroversi yang meliputi mereka, mas-mas menteri ini akan hadir di #MataNajwa dalam episode "Kontroversi Mas Menteri". Rabu, 5 Agustus 2020. LIVE 20.00 WIB di @officialTRANS7,"tulis akun @matanajwa.