Breaking News:

Tribun Luwu

Rumah Tidak Layak Huni di Luwu Dianggarkan Rp 17,5 Juta, Bangunan Baru Rp 35 Juta

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim Luwu, Sofyan Thamrin mengatakan, bantuan PKRS berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan tahun

Ist
Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) sosialisasi bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) di Kantor Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Senin (3/8/2020) 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) sosialisasi bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) di Kantor Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Senin (3/8/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim Luwu, Sofyan Thamrin mengatakan, bantuan PKRS berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan tahun 2020.

"Mekanisme penyaluran PKRS ini sesuai dengan usulan yang diajukan oleh pemerintah mengenai peningkatan kualitas rumah yang tergolong tidak layak huni," tuturnya.

Khusus Desa Senga Selatan ada 44 unit rumah mendapat bantuan.

Masing-masing 19 unit untuk peningkatan kualitas dan 25 unit untuk pembangunan rumah baru.

"Tiap rumah untuk peningkatan kualitas dianggarkan Rp 17,5 juta. Sedangkan untuk pembangunan baru dianggarkan Rp 35 juta untuk setiap rumah," ujar Sofyan.

Selain di Desa Senga Selatan, sejumlah desa juga akan menerima bantuan yang sama.

Sosialisasi PKRS dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Erni Veronika Maramba, Kepala Desa Senga Selatan Arfan Basmin serta warga penerima bantuan PKRS.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved