Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tanaman Hias

Cara Merawat Tanaman Hias Aglonema di Musim Kemarau

Tanaman ini pada dasarnya tidak terlalu ribet dalam perawatan. Hanya butuh ketelatenan agar tanaman hias ini tetap tumbuh subur

Editor: Muh. Irham
internet
Aglonema Lipstik 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tanaman aglonema saat ini sedang digandrungi oleh para pecinta tanaman hias di Indonesia. Para penggemarnya banyak mencari tanaman hias ini untuk dipajang di pekarangan rumah atau malah dijadikan sebagai lahan bisnis yang menggiurkan.

Tanaman ini pada dasarnya tidak terlalu ribet dalam perawatan. Hanya butuh ketelatenan agar tanaman hias ini tetap tumbuh subur dan menampakkan kecantikannya.

Aglonema atau aglonema adalah salah satu spesies tanaman hias yang mudah hidup di daerah subtropis hingga tropis.

Mengutip Planet House Plants, aglonema berasal dan tumbuh liar di hutan hujan Asia Tenggara, yang banyak ditemukan di Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Nama Aglonema dicukil dari Bahasa Yunani Kuno yang berarti 'tanaman mengilap'.

Tanaman aglonema di Indonesia juga kerap disebut sebagai 'sri rejeki'. Sesuai dengan nama lokalnya, tanaman ini dipercaya mampu memberikan energi positif untuk mendatangkan rejeki.

Tanaman yang satu ini juga menjadi salah satu flora yang ditetapkan oleh NASA sebagai tanaman yang efektif menghilangkan polutan rumah tangga, seperti formaldehida dan benzena yang ada di udara.

Aglonema memang memiliki banyak varietas, sehingga terkesan 'pasaran' di Indonesia. Namun siapa sangka harga aglonema mulai dari bibit aglonema widuri dibanderol mulai dari Rp150 ribu hingga Rp1,5 juta.

Penentuan harga aglonema juga kerap didasarkan pada banyaknya jumlah daun.

Agar tanaman aglonema Anda tumbuh subur dan berdaun cantik, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk perawatannya.

Pada musim kemarau seperti saat ini, tanaman Aglonema harus mendapat perhatian khusus agar tanaman tersebut tidak mati.

Perawatan di Musim Kemarau

Pada saat memasuki musim kemarau, tanaman hias daun aglaonema membutuhkan perawatan khsus agar daun-daun yang dimilikinya tidak rusak atau mati.

Agar tanaman tetap lembab kita harus melalukan penyemprotan air ke udara sekitar tanaman, bila cukup dana dapat dipasang alat "pengabut" otomatis yang akan membuat kabut.

Solusi lainnya adalah dengan membuat air mancur (fountain) di sekitar tanaman Aglaonema. Untuk menjaga kelembaban tanah/media, siram air secukupnya saja(jangan terlalu banyak) namun dengan frekuensi penyiraman lebih sering.

Anda harus menghindari penggunaan cairan pengkilap daun (termasuk penggunaan susu murni) pada musim kemarau, karena umumnya cairan pengkilap daun mengandung minyak karena fungsinya untuk membuat daun lebih mengkilap.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved