Breaking News:

BEM Unhas

BEM Unhas Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Bandang Luwu Utara

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hasanuddin turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan membantu masyarakat korban banjir bandang.

BEM Unhas
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hasanuddin turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan membantu masyarakat korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hasanuddin turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan membantu masyarakat korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan berupa penyaluran bantuan sembako ke lokasi bencana.

Presiden BEM Unhas, Fatir Kasim, menuturkan kegiatan penyaluran bantuan bahan pokok tersebut dilakukan sejak pekan lalu.

Hal itu merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada korban banjir bandang, sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

“Sebelumnya pengurus BEM Unhas membuka donasi selama satu minggu. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli bahan pokok dan kami salurkan kepada korban bencana langsung di lokasi bencana," jelas Fatir via rilisnya, Kamis (30/7/2020).

Selain menyalurkan bantuan, tim BEM Unhas yang beranggotakan delapan orang juga melakukan pemantauan langsung di lokasi.

Hal ini untuk mengetahui kondisi yang terjadi di lapangan untuk memaksimalkan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

Melalui bantuan ini, Fatir berharap kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dan mendorong agar semua pihak bisa bersama sama melakukan upaya aktif membantu korban bencana di Masamba.

Menyusul terjadinya bencana alam di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, berbagai elemen sivitas akademika Unhas terus-menerus terlibat dalam upaya membantu masyarakat.  

Pada tahap awal, tim pertama yang aktif turun di lapangan adalah tim medis dan tanggap darurat, yang aktif membantu proses evakuasi dan bantuan medis.

Selanjutnya, berbagai elemen yang turun ke lapangan memberi perhatian pada upaya rehabilitasi, melalui penyaluran bantuan bahan pokok, kebutuhan sehari-hari dan penanganan masalah kesehatan yang timbul paska bencana.

Selain itu, tim Unhas melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Bencana Alam juga mempersiapkan studi jangka panjang untuk mengatasi persoalan yang mungkin timbul pada mendatang. 

Seluruh rangkaian proses ini merupakan bagian dari siklus respon bencana yang menjadi standar dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi bencana.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

Penulis: Alfian
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved