Breaking News:

Menko PMK Khatib Salat Iduladha di Masamba Luwu Utara

Rencananya, Muhajir bersama rombongan melaksanakan Salat Iduladha bersama bupati, jajaran pemerintah daerah

TRIBUN TIMUR/CHALIK
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy dijadwalkan jadi imam sekaligus khatib Salat Iduladha di Masamba, Jumat (31/7/2020).

Pelaksanaan Salat Iduladha di Masamba bakal dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba.

"Insya Allah, Pak Menteri Muhajir Effendy akan menjadi imam sekaligus khatib Salat Iduladha," ujar Kabag Kesra Pemkab Luwu Utara, Ari Setiawan, Rabu (28/7/2020).

Rencananya, Muhajir bersama rombongan melaksanakan Salat Iduladha bersama bupati, jajaran pemerintah daerah serta unsur Forkopimda.

Muhajir bahkan berharap para pengungsi korban banjir bandang juga bisa hadir dan ikut melaksanakan Salat Iduladha bersama dirinya.

"Beliau ingin sekali melaksanakan salat id bersama pengungsi," kata Ari.

Usai Salat Iduladha, Muhajir dan rombongan selanjutnya akan santap bersama dengan para pengungsi di kantor bupati.

Masih kata Ari, Menteri PMK, Kementerian Sosial dan BNPB juga menyumbang hewan qurban sebanyak empat ekor.

Menteri PMK akan menyerahkan langsung hewan qurban tersebut kepada Bupati Luwu Utara.

Setelah disembelih akan dibagikan ke para pengungsi korban banjir bandang.

Masing-masing dua ekor di Masamba dan dua ekor di Baebunta.

Menteri PMK juga akan meninjau lokasi banjir bandang di Masamba dan Radda.

Sekaligus meninjau lokasi pengungsi di Meli, Radda, dan Masamba.

Setelah peninjauan, Menteri PMK, Kemensos dan Sekretaris Utama BNPB akan menggelar rapat evaluasi pascabencana bersama bupati, unsur Forkopimda serta jajaran pemerintah daerah.

Untuk Salat Iduladha, tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Jamaah tetap harus disiplin protokol kesehatan, seperti wajib pakai masker, bawa sajadah sendiri, dan physical distancing. Anak-anak dan orang tua yang memiliki penyakit penyerta disarankan untuk tidak ikut ke lapangan," terang Ari.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved