Breaking News:

Tribun Sulbar

Gubernur Sulbar Serahkan Bantuan Pemulihan Ekonomi Kepada 271 UMKM dan IKM di Mamuju Tengah

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama rombongan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Mamuju Tengah.

Pemprov Sulbar
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pelaku UMKM dan IKM di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama rombongan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Mamuju Tengah.

Kunker tersebut dalam rangka penyerahan bantuan UMKM dan IKM oleh Pemprov Sulbar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM kepada masyarakat Tobadak yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, didampingi Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni, di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah.

"Pemprov Sulbar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan UKM Sulbar memberikan bantuan modal bagi UMKM dan IKM yang terdampak resiko pandemi Covid-19 di Mamuju Tengah sebanyak 271 UMKM dan IKM, "kata Ali Baal Masdar dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (29/7/2020).

Kata Ali Baal, berdasarkan hasil pemetaan dampak Covid -19 bagi UMKM dan IKM di Sulbar terdapat permasalahan pokok, yakni menurunnya jumlah pembeli dan omzet produksi, sehingga pemasaran menjadi terganggu.

Selain itu, juga kesulitan mendapatkan bahan baku produksi baik karena tingkat kemahalan ataupun kelangkaan bahan baku, kesulitan mengatur modal usaha, kesulitan membayar kredit usaha dan faktor lain yang semuanya berdampak pada menurunnya keberadaan UMKM dan IKM secara ekonomi.

"Kita berharap bantuan modal ini yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan dangan baik, betul-betul digunakan untuk menghidupkan kembali usahanya sehingga perekonomian kita dapat dipulihkan," pungkasnya

Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni, mengemukakan, telah diketahui bersama bahwa Mamuju Tengah merupakan salah satu daerah terdampak Covid-19, sehingga berdampak buruk baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian.

Aras menuturkkan, di masa pandemi ini disadari bahwa sebagian masyarakat merasakan dampak ekonomi akibat kurangnya aktivitas yang dilakukan dalam keseharian, sebab mereka taat pada himbauan pemerintah yang ada.

"Salah satu sektor yang terdampak Covid-19 adalah UMKM dan IKM di Mamuju Tengah, sehingga perlu mendapat perhatian dari kita semua kepada sektor itu, guna melangsungkan usaha mereka kembali dalam rangka mengurangi kemiskinan dan menyerap tenaga kerja untuk menghidupkan perekonomian daerah,"tutur Aras

Aras berharap, kiranya seluruh stakeholder harus terus bersatu untuk mengatasi masalah yang dialami masyarakat di saat pendemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

"Pemerintah tidak akan dapat berjalan sendiri tanpa bantuan dari semua stakeholder yang ada,"tandasnya

Ia menambahkan, Pemkab Mateng telah berperan aktif menangani Covid-19 secara bersama-sama yang tergabung dari berbagai unsur, seperti pemerintahan, kepolisian, TNI, swasta serta masyarakat.

Adapun UMKM yang mendapatkan variant modal sebanyak 92, sedangkan IKM yang mendapat bantuan modal sebanyak 179 dengan jumlah keseluruhan bantuan modal sebesar Rp. 671 juta dengan teknis penyerahan ditransfer langsung kerekening para pelaku UMKM dan IKM sesuai daftar penerima bantuan modal terdampak Covid -19.(tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved