Banjir Bandang di Luwu Utara
Trans Sulawesi di Masamba Luwu Utara Sudah Dapat Dilalui
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Luwu Utara, Abdul Hakim Bukara mengatakan, akses dibuka sejak pagi tadi.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Jalan Trans Sulawesi di Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sudah dapat dilalui.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Luwu Utara, Abdul Hakim Bukara mengatakan, akses dibuka sejak pagi tadi.
"Akses jalan poros Masamba sudah bisa dilalui semua kendaraan dengan jalur dua arah," kata Hakim, Senin (27/7/2020).
Terbukanya akses merupakan kali pertama sejak banjir bandang menerjang Masamba, Senin (13/7/2020) malam.
Sejak bencana itu, kendaraan roda dua hingga roda empat dialihkan memutar ke Salulemo dan Jalan Lingkar.
Adapun Trans Sulawesi di Desa Radda, Kecamatan Baebunta lebih dahulu dapat dilalui.
"Tapi hari ini akses jalan poros Radda sedikit terganggu karena dilakukan perbaikan dan penambahan timbunan material sirtu," katanya.
Sementara itu, pencarian terhadap korban hilang telah dihentikan.
Pencarian dihentikan sejak Sabtu (25/7/2020) atau tepat pada hari ke-13 pascabencana.
Tim Basarnas dan relawan sudah tarik diri dari lokasi bencana.
"Pencarian sudah dihentikan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara Muslim Muchtar.
Sejauh ini, masih ada sembilan orang dinyatakan hilang.
Mereka merupakan warga Radda dan Petambua, Desa Radda.
Berikut data sembilan korban hilang
1. Irama (P/6) Petambua
2. Hamriah (P/50) Radda
3. Muh Toyib (L) Petambua
4. Botta (L/51) Petambua
5. Hendra (L/3) Radda
6. Riski (L/23) Radda
7. Aprilia Beddu (P/15) Radda
8. Suarni (P) Radda
9. Maria Sombu (P/73) Radda
Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi