Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dampak Corona

100 UKM di Kabupaten Bantaeng Terdampak Covid-19

Para pelaku UKM itu terdampak selama masa pandemi Covid-19 terutama dalam memasarkan produk.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/ACHMAD NASUTION
Kepala UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Bantaeng, Saparuddin. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sebanyak 100 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Bantaeng terdampak Covid-19.

Para pelaku UKM itu terdampak selama masa pandemi Covid-19 terutama dalam memasarkan produk.

Pelaku UKM yang mendapat pendampingan di Bantaeng kebanyakan memproduksi olahan pangan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Bantaeng, Saparuddin, yang mempunyai tugas melakukan pendampingan kepada pelaku UKM.

"Ada sekitar 100 yang terdampak, karena pembatasan, terutama pada aspek pemasaran," kata Saparuddin kepada TribunBanteng.com, Rabu, (22/7/2020).

Selain itu, mereka sangat kesulitan karena harga bahan baku sangat tinggi. Kenaikannya mencapai 50 persen.

Sementara para pelaku UKM tidak mengurangi produksi karena terkendala pada pemasaran.

"Kemudian suplay bahan baku, kayak jahe 100 ribu perkilo, sebelumnya dia biasa ambil 28 rb paling 40 ribu paling tinggi," ujarnya.

Sehingga untuk mengatasi hal itu, mendorong para pelaku UKM untuk lebih memanfaatkan teknologi dalam hal pemasaran.

Dan mengajak jasa kurir OTW yang ada di Kabupaten Bantaeng, untuk membantu dalam pemasaran.

"Sekarang itu ada beberapa UKM kami dorong untuk menjual melalui online, kami juga mengajak OTW untuk membantu dalam pemasaran," jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved