Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Alasan Denada Tolak Bantuan Baim Wong Senilai Rp 100 Juta untuk Pengobatan Putrinya, Sadar Diri

Denada juga memikirkan nasib anak-anak yang juga sama dengan putrinya, tetapi tidak mendapatkan pengobatan yang memadai.

Editor: Waode Nurmin
Instagram @denadaindonesia
Penyanyi Denada bareng putrinya, Shakira 

Denada juga memikirkan nasib anak-anak yang juga sama dengan putrinya, tetapi tidak mendapatkan pengobatan yang memadai.

“Dan ternyata di Indonesia banyak anak-anak penderita kanker yang saat ini kesulitan untuk bisa dapat obat kanker karena stocknya enggak ada atau ada stock-nya tapi enggak bisa beli,” katanya.

Bukan tidak mau nerima atau menghargai pemberian orang lain, Denada merasa tidak enak hati menerima uang tersebut di saat masih banyak orang yang jauh lebih membutuhkan.

“Jadi aku bilang sama Baim, banyak sekali orang-orang yang sekarang ini lebih membutuhkan uang itu dibanding aku,” ujarnya.

Jual Apartemen dan Rumah

Denada menyadari pengobatan putrinya di Singapura sangatlah mahal.

Namun dia terus berjuang untuk mengobati putri kesayangannya itu, tak peduli meskipun harus menjual apartemen dan 2 rumahnya.

Sudah hampir dua tahun Denada dan putrinya, Shakira Aurum tinggal di Singapura untuk menjalani pengobatan kanker darah.

Tak bisa dibayangkan betapa mahal biaya hidup dan berobat selama di sana.

Denada juga tak ingin menutupi hal itu.

Penyanyi kelahiran Jakarta 41 tahun lalu itu bahkan mengakui kalau ia menjual aset yang ia miliki demi pengobatan putrinya.

"Waktu kita pertama kali ditawarin ke Singapura, pertanyaan dokternya 'kuat apa enggak? (biaya)', karena dia bilang 2 sampai 3 kali lipat lebih mahal dari Indonesia, itu hanya biaya medisnya saja," ujar Denada seperti dikutip Kompas.com, Jumat (31/1/2020) dari vlog Ussy Andhika Official.

Denada sebenarnya juga bingung, bagaimana dia bisa melewati hampir dua tahun ini tinggal di Singapura dengan biaya yang sangat mahal.

"Kalau ditanya gimana bisa, ya itu sudah pertolongan Allah, tapi semua tahu aku jual apartemen waktu itu," kenang Denada.

Ternyata bukan hanya apartemen yang dijual, dengan mahalnya biaya pengobatan dan biaya hidup di Singapura, Denada juga menjual dua rumah lainnya, termasuk rumah yang dia tempati saat ini.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved