Breaking News:

LPMP UNM

LPMP UNM Latih Guru Kembangkan Bahan Ajar untuk School From Home

LPMP UNM menyelenggarakan pelatihan pengembangan bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru selama school from home.

LPMP UNM
LPMP UNM menyelenggarakan pelatihan pengembangan bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru selama school from home, Kamis (16/7/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPMP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan pelatihan pengembangan bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru selama school from home, Kamis (16/7/2020).

Pelatihan ini merupakan program kemitraan masyarakat yang didanai oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset Inovasi Nasional Republik Indonesia.

Peserta dalam pelatihan diikuti oleh 25 guru sekolah dasar di Kabupaten Jeneponto.

Program ini diketuai oleh Prof Dr Mantasiah R, yang merupakan dosen Universitas Negeri Makassar dan juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pengembangan Ilmu Pendidikan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM.

Prof Mantasiah mengatakan, fokus utama pelatihan ini yakni bagaimana guru dapat mengembangkan bahan ajar dan perangkat evaluasi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTs).

“Dengan menggunakan pendekatan HOTs dalam proses pembelajaran, diharapkan dapat menghasilkan siswa-siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan berkomunikasi baik, berkolaborasi, berpikir kreatif, dan percaya diri," kata Prof Mantasiah dalam presentasinya.

Selain itu, pada pelatihan ini guru bukan hanya dilatih bagaimana mengembangkan bahan ajar menggunakan pendekatan HOTs, namun guru juga diajarkan bagaimana mengintegrasikan materi Personal Hygiene dalam pembelajaran.

Personal Hygiene adalah suatu tindakan memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis.

Di tengah situasi pandemi sekarang diharapkan guru juga bukan hanya fokus mengajarkan materi pelajaran, tapi juga diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada siswa bagaimana menjaga kesehatan dan kebersihan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru sekolah dasar, selama ini kami hanya fokus menjelaskan materi pelajaran kepada siswa selama school from home," kata Rudi, salah seorang peserta pelatihan.

"Kami baru sadar bahwa penting kiranya kami juga mengajarkan siswa terkait pemahaman dasar mengenai Personal Hygiene, agar siswa dapat menjaga dirinya sendiri agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19,“ tegasnya.

Penyelenggaraan pelatihan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan, dimana setiap peserta wajib menggunakan masker dan dibagikan handsanitizer.

Setiap peserta juga wajib untuk mencuci tangan dan juga diadakan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke ruangan. (*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved