Isu Data Pelanggan Bocor
Sering Dapat SMS dari Orang Tak Dikenal, Benarkah Data Pelanggan Dijual, Ini Penjelasan Telkomsel
Beberapa waktu terakhir heboh soal isu bocornya data pelanggan provider seluler Telkomsel ke masyarakat luar.
TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa waktu terakhir heboh soal isu bocornya data Pelanggan Provider seluler Telkomsel ke masyarakat luar.
Indikasi banyak keluhan pelanggan tentang SMS dari orang tak dikenal padahal nomor tersebut tak pernah dipakai sebagai nomor Kuota Data Internet dan lainnya.
• Instagram Artis Cantik Hana Hanifah, Usia Masih 23 Tahun Sudah Jadi Artis Ibu Kota Intip Foto-foto
Benarkah data pelanggan dijual ke pihak lain? Berikut ini penjelasan pihak Telkomsel:
Sejak Sabtu (11/7/2020), pengguna media sosial Twitter ramai dengan tanda pagar alias tagar #boikotTelkomsel.
Hal ini viral lantaran sejumlah warganet pelanggan Telkomsel mengeluhkan banyaknya pesan singkat atau SMS dari nomor tak dikenal yang masuk ke ponsel mereka.
Mereka menduga ada penjualan data nomor ponsel pelanggan Telkomsel. Mengonfirmasi hal ini, pihak Telkomsel menyatakan tidak menjual data pelanggan sehingga para pelanggan mendapat SMS dari orang tak bertanggung jawab.
• Update Corona Gowa, Positif Covid-19 Bertambah 15 Kasus Baru, Total Kini 645
• Usia Masih 23 Tahun, 7 Foto Cantiknya Hana Hanifah Pernah Bertengkar dengan Pacar Atta Halilintar
• VIDEO: Suasana Posko Penjagaan di Poros Maros-Makassar, Ini Syarat Keluar Masuk Kota Makassar
Narasi yang beredar
Dari unggahan twit para pengguna Twitter, disebutkan bahwa nomor-nomor tak dikenal itu mengirimkan pesan singkat yang menawarkan berbagai macam produk, mulai dari menawarkan modal usaha, menawarkan produk CCTV, pengumuman undian berhadiah, dan banyak lagi.
Berikut beberapa di antaranya:
"Nomor baru beli di @byu_id oleh @Telkomsel tidak pernah diexkspose, tdk prnah dipakai selain untuk internetan, tdk pernah isi pulsa diluar, tp bisa kena spam, kalau bukan operator yg jual data pengguna trus siapa @byu_id??? #boikotTelkomsel," tulis akun @brgerking4life.
Hal yang sama juga disampaikan pengguna Twitter lainnya, di antaranya @parkjimsely.
Lalu bagaimana komentar Telkomsel soal ini?
Komentar Pihak Telkomsel
Kompas.com mengonfirmasinya kepada GM External Corporate Communications Telkomsel Aldin Hasyim, Sabtu (11/7/2020).
Aldin menjelaskan, ada banyak kemungkinkan mengenai pelanggan Telkomsel yang mendapat SMS dengan isi beragam dari nomor tak dikenal tersebut.
Namun, ia menegaskan, Telkomsel tidak menjual data pelanggan sehingga para pelanggan mendapat SMS dari orang tak bertanggung jawab.
"Kami enggak mungkin menjual data. Kami punya standar dan aturan jadi itu tidak mungkin sekali kami lakukan," ujar Aldin.
Aldin memastikan, pesan yang diterima pelanggan dari nomor-nomor tidak dikenal itu bukan dari Telkomsel.
Menurut saja, bisa saja dilakukan oleh pelaku pengirim pesan dengan hanya mengurutkan nomor-nomor tertentu, sehingga nomor tujuan dipilih secara acak.
"Nomor-nomor panjang yang melakukan SMS promosi ada yang menjurus ke penipuan itu benar-benar di luar tanggung jawab operator," kata dia.
• Pasien Positif Covid-19 Bantaeng Bertambah 39 Orang, 37 Sempat Berstatus OTG
Selain itu, ungkap Aldin, data juga bisa didapat dari hacker yang melakukan hack terhadap suatu website.
Aldin mengatakan jika terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188.
Selain itu bisa juga dengan cara:
- Mengirimkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166 dengan format PENIPUAN#NO. MSISDN PENIPU#ISI SMS PENIPUAN. Layanan ini tidak dikenai biaya alias gratis.
- Menghubungi melalui chatting dengan asisten virtual di LINE, Telegram, Facebook Messenger Telkomsel (facebook.com/telkomsel), dan Twitter @telkomsel.
- bisa juga Mengirim email ke: cs@telkomsel.co.id
- Informasi lebih lanjut mengenai penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel dapat dilihat di menu Waspada Penipuan.
• Kabar Baik, Sembilan Pasien Covid-19 Takalar Berhasil Sembuh
Artikel ini telah tayang di Kompas.com: "[KLARIFIKASI] Penjelasan Telkomsel soal Keluhan Sering Dapat SMS dari Nomor Tak Dikenal