Tribun Sinjai
Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Sinjai Siapkan Pengawas Hewan Kurban
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mempersiapkan pengawasan pemotongan hewan kurban.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mempersiapkan pengawasan pemotongan hewan kurban pada lebaran Iduladha mendatang.
Pengawasan yang disiapkan mulai dari kesehatan hewan dipastikan harus sehat, tata cara pemotongan diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, hingga pengantaran daging sapi kurban ke rumah-rumah warga.
"Kami sudah persiapkan aturannya mulai dari sapi hewan yang dipotong harus sehat, hingga pengawasan pemotongan harus sesuai protokol kesehatan," kata Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Disnak Keswan Sinjai drh Mappamancu, Senin (13/7/2020).
Hal itu disiapkan terkait pandemi corona di Sinjai yang belum terkendali hingga saat ini.
Karena itu, untuk mencegah penyebaran corona diharapkan para petugas pemotong hewan setiap desa dan masjid agar menerapkan protokol kesehatan.
Di Kabupaten Sinjai terdapat 140 ribu ekor populasi ternak sapi.
Kabupaten Sinjai sebagai daerah terbesar ke empat di Sulawesi Selatan pemasok sapi untuk konsumsi ke Makassar dan daerah lainnya di Indonesia setelah Kabupaten Bone, Gowa, dan Wajo.
Tahun ini jumlah permintaan sapi dari Makassar dan dari luar daerah lainnya turun dari tahun sebelumnya yakni hanya 1.000 ekor sapi.
Sedang tahun sebelumnya lebih dari 2.000 ekor sapi yang dikirim ke Makassar dan Kalimantan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ternak-sapi-jenis-limosin-di-desa-puncak-kecamatan-sinjai-selatan.jpg)