Bincang Summarecon Mutiara
Bincang Summarecon Mutiara, dr Bambang Jelaskan Penyebab Penyakit Jantung
Summarecon Mutiara Aeroport of Makassar bekerja sama dengan Tribun Timur mempersembahkan bincang-bincang soal penyakit jantung dan Covid-19
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Summarecon Mutiara Aeroport of Makassar bekerja sama dengan Tribun Timur mempersembahkan bincang-bincang soal penyakit jantung dan Covid-19, Sabtu (11/7/2020).
Hadir langsung Puteri Indonesia 2002 Malanie Putria, Dokter Spesialis Jantung dr Bambang Budiono SpJP FIHA FAPSC FAPSIC FSCAI, dan Direktur PT Sinergi Mutiara Cemerlang, Kiplongang Akemah (Along).
dr Bambang Budiono menyampaikan, terlebih dahulu penyakit jantung secara umum terbagi menjadi dua yakni penyakit jantung bawaan dan didapat.
"Kelainan struktur jantung yang dideteksi sejak lahir (atau sejak dalam kandungan)," katanya.
Penyakit jantung bawaan ini bisa dideteksi dengan menggunakan alat ultra sound.
Kemudian, penyakit jantung didapat diperoleh dari kelainan fungsi dan struktur jantung, proses peradangan, dan proses degenerasi.
"Misalnya karena faktor usia, atau adanya penyakit penyerta yang memperkuat kelainan pembuluh darah, secara umum penyakit jantung koroner, katup, Aritmia dan terjadi kerusakan di dalam sel yang menghasilkan energi," katanya.
Ia menyampaikan, jantung adalah organ tak pernah istirahat sehingga dia diberi makan dan oksigen cukup.
"Kalau pembuluh darah normal maka semua kebutuhan cukup, kalau ada gangguan pada dinding pembuluh darah maka akan ada gangguan yakni penyempitan, kalau banyak tumpukan kolesterol semakin banyak maka, akan mengganggu aliran darah," katanya.
Setelah itu, muncul keluhan mulai dari sesak dan nyeri dada.
"Kalau kita ambil contoh sederhana, bisa dideteksi di dalam rahim. Ada lubang antara sekat antara bilik kiri dan kanan atau serambi kanan dan kiri yang membuat percampuran antara darah bersih dan kotor," katanya.
Deteksi dini penyakit jantung bawaan melalui USG sejak masih dalam kandungan.
Setelah lahir, memperhatikan adanya bayi yang tampak biru bila menangis, cepat lelah ketika menetek dan gangguan tumbuh kembang.
Sementara itu, pada orang dewasa penyakit jantung bisa dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium, treadmill test, ekokardiografi. (*)