Siagakan 300 Personel, Dishub Makassar Antisipasi ‘Jalur Tikus’ di Perbatasan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerjunkan personel gabungan, baik Satpol PP, Dinas Perhubungan dan TNI/Polri.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Mahyuddin
TRIBUN-TIMUR.COM - Sosialisasi dan ujicoba Perwali 36 tahun 2020 tentang Percepatan Pengendalian Covid-19 akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (9/7).
Dalam sosialisasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerjunkan personel gabungan, baik Satpol PP, Dinas Perhubungan dan TNI/Polri.
Kepala Dishub Kota Makassar Muh Mario Said menyebutkan, pengendara yang masuk maupun keluar dari sembilan gerbang kota akan diberikan pemahaman tentang kewajiban membawa Surat Keterangan (Suket) bebas Covid-19.
Dishub menyiapkan 300 personelnya untuk berjaga di setiap perbatasan.
“Nanti juga akan kita sesuaikan dengan jumlah posko yang membutuhkan personel, karena pemeriksaan nanti akan diterapkan 24 jam,” kata Mario, Rabu (8/7/2020).
• Pemkot Izinkan Usaha Hiburan Beroperasi, Ini Alasannya
• Peradi Makassar Protes Perwali Suket Covid-19
• TOP 4 NEWS: Zodiak Cinta, Nama Gadis Bantul yang Viral, Hingga Ayu Ting Ting Nasihati Nikita Mirzani
• Pemkot Izinkan Usaha Hiburan Beroperasi, Ini Alasannya
• Peradi Makassar Protes Perwali Suket Covid-19
• TOP 4 NEWS: Zodiak Cinta, Nama Gadis Bantul yang Viral, Hingga Ayu Ting Ting Nasihati Nikita Mirzani
Dia juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi potensi kemacetan di perbatasan atau sekitar posko pengecekan.
Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi jalan alternatif alias jalan tikus pengendara roda dua agar tidak semua yang masuk maupun keluar kota terjaring pemeriksaan suket.
“Kita coba cari strategi agar semua bisa diantisipasi, kami hanya mau kegiatan ini berjalan seusai harapan bersama,” ujar Mario.
Dia berharap, pemerintah daerah tetangga memberikan dukungan sehingga penerapan Perwali di lapangan berjalan lancar.
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin berharap pemeriksaan dokumen berlangsung mudah dan cepat sehingga tidak menimbulkan antrean kendaraan panjang yang memicu terjadinya kemacetan.
Menurutnya, rencana penerapan Perwali itu merupakan strategi dalam mengendalikan Covid-19 dengan tetap mempertahankan denyut ekonomi masyarakat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mario-said_20170112_183743.jpg)